Pabrik Toyota Jepang Diserang Covid, Harga Karet Ambles 2%!

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
21 January 2022 17:09
Koko Muzala, 17, makes incisions on a tree to tap rubber at a Rubber plantation in Nsuaem, Ghana November 24, 2018. Picture taken November 24, 2018. REUTERS/Zohra Bensemra

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet dunia jatuh di tengah prospek pertumbuhan produksi mobil yang buram karena lonjakan kasus Covid-19 di Jepang.

Pada Jumat (21/1/2021) pukul 15:20 WIB harga karet berjangka di Jepang tercatat JPY 244,4 per kilogram, ambles 2,44% dibandingkan posisi hari sebelumnya.


Toyota Motor Corp mengurangi kapasitas produksi pada 11 pabrik yang berada di Jepang. Ini karena meningkatnya infeksi Covid-19 di pabrik Toyota yang menyerang para pegawai dan pekerja di pemasok suku cadang. Ini adalah buntut lonjakan kasus virus corona di Jepang.

Lonjakan kasus varian virus corona Omicron di Jepang telah terjadi sejak awal tahun. Kasus virus corona harian pada hari Kamis mencapai rekor 46.199 orang.

Masalah itu terjadi di tengah kekurangan semikonduktor yang telah membuat Toyota dengan terpaksa memperlambat produksi. Toyota memangkas rencana produksi bulan Januari 2022 sekitar 47.000 kendaraan.

Toyota memperkirakan akan gagal mencapai target tahunan yaitu memproduksi 9 juta kendaraan karena tidak kekurangan bahan semikonduktor.

Produksi mobil dari Toyota dapat mengurangi permintaan akan karet sebagai salah satu bahan baku. Saat permintaan berkurang, maka harga karet akan melemah.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Karet Mendadak Terbang 4%, Ada Apa Nih?


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading