Lagi-Lagi Omicron! Biang Kerok Jatuhnya Harga Nikel

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
09 December 2021 15:40
Trucks load raw nickel near Sorowako, Indonesia's Sulawesi island, January 8, 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga nikel jatuh pada perdagangan hari dan keluar dari level harga US$ 20.000/ton. Penyebaran varian virus corona Omicron yang kian meluas jadi penyebabnya

Pada Kamis (9/12/2021) pukul 14.07 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 19.945/ton, turun 1,41% dibandingkan harga penutupan kemarin.


NikelFoto: Investing.com
Nikel

Omicron makin menyebar dan sudah dilaporkan di 57 negara sedikit mengaburkan pemulihan ekonomi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

WHO khawatir Omicron dapat mendorong jumlah pasien rawat inap di fasilitas kesehatan. Walaupun saat ini belum ada laporan infeksi Omicron menimbulkan gejala yang parah, namun tetap harus waspada.

"Bahkan jika tingkat keparahannya sama atau bahkan berpotensi lebih rendah daripada varian Delta, diyakini rawat inap akan meningkat jika lebih banyak orang terinfeksi dan akan ada jeda waktu antara peningkatan insiden kasus serta peningkatan kasus kematian," ujar lembaga kesehatan global itu dikutipStraits Times, Kamis (9/12/2021).

Penyebaran Omicron yang lebih luas menimbulkan ketidakpastian terhadap pemulihan ekonomi dunia, sehingga investor lebih berhati-hati.

Dalam jangka pendek penyebaran Omicron masih akan jadi beban laju harga nikel.

Namun, dalam jangka menengah prospek nikel masih bagus karena permintaan yang datang dari produksi baja tahan karat (stainless steel) dan kendaraan listrik.

International Nickel Study Group (INSG) memperkirakan permintaan nikel global akan naik 16% pada tahun ini. Permintaan tersebut tidak mampu diimbangi oleh produksi sehingga menciptakan defisit pasar sebesar 134.000 ton pada tahun ini, menurut INSG.

JPMorgan memperkirakan kondisi defisit akan bertahan setidaknya hingga paruh pertama tahun 2022.

Kondisi defisit ini yang mampu menopang harga nikel untuk terus naik.

JP Morgan dalam sebuah laporan memprediksi harga nikel global akan mencapai US$ 23.000/ton pada kuartal pertama 2022.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Nikel Jatuh Nyaris 1%, Ada Apa ini?


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading