Grab Melantai di Nasdaq, Saham Grup Emtek Mulai Liar

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
02 December 2021 15:20
Grab (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan induk platform layanan on demand, Grab bakal melantai di Bursa Nasdaq, Amerika Serikat pada perdagangan Kamis ini (2/11/2021).

Sentimen ini mendorong kenaikan harga saham induk Grup Emtek, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK). Seperti diketahui, Grab adalah salah satu portfolio investasi Grup Emtek.

Sampai dengan pukul 13.47 WIB, terpantau harga saham EMTK menguat 1,30% ke level Rp 1.945 per saham. Saham Emtek ditransaksikan sebanyak 2.668 kali dengan volume sebanyak 16,90 juta kali transaksi dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 119,03 triliun.


Grab bakal melantai di Bursa Wall Street melalui perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) dengan Altimeter Growth Corp. Nantinya, perusahaan akan melantai dengan kode saham GRAB.


Adapun, entitas gabungan kedua perusahaan tersebut senilai US$ 40 miliar menandai kesepakatan SPAC terbesar sepanjang sejarah.

Group CEO dan co-founder, Anthony Tan mengungkapkan, masuknya perusahaan ke pasar publik global akan membantu membawa perhatian yang lebih besar pada peluang luar biasa di kawasan Asia Tenggara.

"Kami benar-benar percaya ini adalah waktu Asia Tenggara untuk bersinar, dan kami berharap masuknya kami ke pasar publik global akan membantu membawa perhatian yang lebih besar pada peluang luar biasa di kawasan ini," kata Anthony Tan seperti dikutip Strait Times, Kamis (2/11/2021).

Grab yang berkantor pusat di Singapura, awalnya memulai bisnis ride-hailing dan kini telah memperluas operasi bisnisnya ke layanan pengiriman dan keuangan digital di lebih dari 400 kota di delapan negara di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Grab nantinya akan menerima US$4,5 miliar tunai, termasuk US$4 miliar investasi swasta yang dikelola oleh Morgan Stanley, BlackRock, Temasek Holdings, Fidelity, Altimeter, dan T. Rowe Price.

Informasi saja, Grup Emtek tercatat telah berinvestasi di Grab senilai US$ 375 juta atau sekitar Rp 5,43 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.500 per US$ pada Juli tahun ini.


[Gambas:Video CNBC]

(sys/sys)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading