Duh! Bos Moderna Sebut Omicron Kebal Vaksin, IHSG Rontok

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
30 November 2021 13:51
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mendadak ambles dari yang sebelumnya melaju di zona hijau. Indeks bergerak dengan sangat volatil.

Pada sesi I, IHSG masih ditutup menguat 0,41%. Namun pada 10 menit awal perdagangan sesi II dimulai IHSG langsung jatuh 0,42% ke level 6.578,90.

Bersamaan dengan merahnya IHSG, asing juga mencatatkan net sell di pasar reguler sebesar Rp 382,42 miliar hingga 13.40 WIB.


Mayoritas bursa saham Asia juga terbenam di zona merah mengekor indeks Dow Futures yang drop lebih dari 1% siang ini.

Pemicu amblesnya indeks saham global masih seputar varian baru Covid-19 yang disebut Omicron. Setelah membuat pasar kebakaran akhir pekan lalu, kemarin pasar rebound.

Namun hari ini pasar kembali menjadi hantu yang ditakuti di pasar. Perkembangan terbaru datang dari CEO Moderna yang Stephane Bancel yang mengatakan bahwa vaksin yang beredar saat ini dirasa kurang efektif terhadap varian baru tersebut.

Dari dalam negeri sentimen negatif juga datang dari adanya kenaikan PPKM di DKI Jakarta yang sebelumnya masih level 1 menjadi level II.

Kebijakan tersebut diterapkan mulai hari ini 30 November 2021 sampai dengan 13 Desember nanti. Ditambah lagi nanti akhir tahun pemerintah juga berencana untuk kembali mengimplementasikan PPKM level III guna mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 lagi.

Melansir Reuters, Senin (29/11/2021), WHO bilang, varian virus corona Omicron kemungkinan akan menyebar secara internasional, menimbulkan risiko global yang "sangat tinggi" berkaitan dengan lonjakan infeksi yang bisa memiliki "konsekuensi parah" di beberapa area.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun untuk pertama kalinya angkat bicara perihal varian baru Covid-19 Omicron.

Berbicara saat memberikan pidato Penyerahan DIPA dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2022, Jokowi menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.

"Kita harus tetap waspada, karena pandemi belum berakhir," kata Jokowi di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/11/2021).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bursa RI Merah Padam! Tenang...Asing Tetap Borong Saham


(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading