Harga Nikel Anjlok 1% Lebih! Kenapa Ya?

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
26 November 2021 15:25
Infografis: Fakta-Fakta Rencana Pembatasan Pembangunan Smelter Nikel RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Hari ini harga logam-logaman berguguran karena kecemasan investor terhadap varian baru virus corona yang dikatakan mampu menghambat kekebalan.

Pada Jumat (26/11/2021) pukul 14.21 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 20.342,50/ton, turun 1,57% dibandingkan harga penutupan kemarin.

Varian baru virus corona B.1.1.529 ditemukan di Afrika Selatan, yang dikatakan mengandung beberapa mutasi yang terkait dengan peningkatan resistensi antibodi. Ini diyakini ilmuwan dapat mengurangi efektivitas vaksin.


Hal ini membuat investor khawatir akan penyebaran virus tersebut. Pasalnya virus Varian B.1.1.529 sudah sampai di Hong Kong dengan penemuan dua kasus pada Kamis (25/11/2021).

Namun, secara fundamental nikel masih ditopang oleh persediaan yang terus turun dam kebijakan fiskal dari China yang bisa mendorong permintaan logam ke depan.

"Tingkat persediaan telah turun drastis. Ini mendukung permintaan yang kuat," kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

"China juga tampaknya terbuka untuk lebih banyak dukungan kebijakan fiskal selama beberapa bulan ke depan. Ini akan menghasilkan permintaan logam yang lebih kuat."

Persediaan nikel berdasarkan waran di gudang yang terdaftar di LME telah turun menjadi 62.304 ton dari lebih dari 200.000 ton pada bulan April.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading