Harga Nikel Mulai Oleng, Kapten!

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
27 October 2021 15:40
Infografis: Ini Daftar Negara Produsen Nikel terbesar DI dunia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga nikel jatuh pada perdagangan hari ini di tengah kekhawatiran investor akan turunnya permintaan nikel karena krisis energi dan meningkatnya kasus virus corona di China.

Pada Rabu (27/10/2021) pukul 14:42 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 19.830/ton, turun 1,3% dibanding posisi kemarin.


nikelSumber: Investing.com

Rilis data yang dikeluarkan oleh International Nickel Study Group (INSG), menunjukkan posisi neraca nikel dunia pada bulan Agustus lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. Hal ini menimbulkan kecemasan krisis energi mulai berdampak pada permintaan nikel dunia.

Pada bulan Agustus pasar nikel tercatat defisit 15.500 ton, lebih rendah dari defisit Juli sebesar 25.700 ton. Konsumsi nikel pada bulan Agustus 241.600 ton, turun 3,05% dari bulan Juli.

Pada bulan Januari-Agustus 2021, produksi nikel tercatat 1.700.500 ton dan penggunaan nikel sebesar 1.872.700 ton. Sehingga menghasilkan defisit 172.000 ton sepanjang tahun 2021.

Sementara itu, China kembali menghadapi gelombang serangan virus corona (Coronavirus Disease-2019/COVID-19). Terbaru, Negeri Tirai bambu itu telah menemukan hampir 200 kasus Covid-19 lokal hanya dalam seminggu terakhir. Hal ini jadi sentimen negatif bagi nikel karena China merupakan konsumen terbesar nikel dunia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Nikel Jatuh Nyaris 1%, Ada Apa ini?


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading