Ekonominya Tumbuh 6,5%, Dolar Singapura Malah Jeblok

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
14 October 2021 15:15
FILE PHOTO: A Singapore dollar note is seen in this illustration photo May 31, 2017.     REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo Foto: Dollar Singapur (REUTERS/Thomas White)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar dolar Singapura jeblok melawan rupiah pada perdagangan Kamis (14/10), padahal perekonomiannya tumbuh tinggi di kuartal III-2021.

Pada pukul 14:17 WIB, SG$ 1 setara Rp 10.442,62, dolar Singapura ambrol 0,67% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Level tersebut merupakan yang terenda sejak 17 November tahun lalu.

Pemerintah Singapura hari ini melaporkan produk domestik bruto (PDB) pada periode Juli-September tumbuh 6,5% year-on-year (YoY). Rilis tersebut sedikit di bawah ekspektasi sebesar 6,6% YoY. Tetapi jika dibandingkan dengan kuartal II-2021 yang tumbuh hingga 15,2% YoY, tentunya sangat jauh.


Sementara itu secara kuartalan, PDB Singapura mampu tumbuh 0,8% di kuartal III-2021.

"Pertumbuhan sebagian besar disebabkan oleh dimulainya kembali kegiatan konstruksi secara perlahan setelah periode 'circuit breaker' tahun lalu," ujar Kementerian Perdagangan dan Perindustrian (MTI).

Cirkuit breaker merupakan kebijakan pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah Singapura guna memutus penyebaran penyakit akibat virus corona (Covid-19).

Sayangnya, di kuartal III-2021, kasus Covid-19 di Singapura justru semakin menanjak, bahkan memecahkan rekor tertinggi sepanjang pandemi.

Rabu kemarin Negeri Singa melaporkan 3.190 kasus baru infeksi corona yang diiringi oleh sembilan kematian. Angka ini naik bila dibandingkan hari sebelumnya di mana Singapura melaporkan 2.976 kasus. Sementara rekor penambahan tercatat sebanyak 3.703 orang dilaporkan pada Minggu lalu.

Tingkat infeksi ini sendiri masih diprediksi akan naik. Ketua bersama gugus tugas multi-kementerian (MTF) Covid-19 Gan Kim Yong bahkan memprediksi kasus bisa mencapai lima ribu dalam sehari.

"Dan tergantung pada bagaimana laju akan berkembang, kita mungkin mulai melihat jumlah infeksi harian meningkat menjadi lebih dari 5.000 dalam beberapa pekan ke depan," ujarnya pada awal bulan ini kepada Channel News Asia.

Di saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya, pemerintah Singapura tetap mengambil kebijakan untuk membuka pintu masuk tanpa karantina. Jalur masuk yang dinamai vaccinated travel lane (VTL) itu sejauh ini diperuntukkan untuk turis asing dari delapan negara. VTL diharapkan akan dimulai pada Selasa (19/10) depan.

Dengan begitu nantinya para pelancong bisa melakukan perjalanan bebas tanpa harus karantina. Tapi mereka sudah harus divaksinasi.

Dilansir dari CNBC International, VTL sendiri diumumkan secara detil oleh Kementerian Transportasi Singapura. Jalur VTL tersebut baru akan berlaku bagi Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

"Semua delapan negara sudah terbuka untuk pelancong dari Singapura. Jadi VTL akan memulihkan perjalanan dua arah bebas karantina antara Singapura dan mereka," kata Menteri Perhubungan Singapura, S Iswaran.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading