Stok Terendah Sejak 2019, Harga Nikel Naik Hampir 1%

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
13 October 2021 15:53
INFOGRAFIS, Larangan Ekspor Biji Nikel

Jakarta, CNBC Indonesia - Persediaan nikel dunia jatuh ke level terendah sejak Desember 2019. Persediaan yang langka mendorong laju harga nikel dunia pada perdagangan hari ini.

Pada Rabu (13/10/2021) pukul 15:05 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 19.132/ton. Naik 0,94% dibanding harga penutupan kemarin.


nikelSumber: Investing.com

Persediaan nikel dunia di gudang LME (London Metal Exchange) pada 12 Oktober 2021 tercatat 147.780 ton. Jumlah tersebut turun 37,4% year-on-year (yoy) dari 12 Oktober 2020.

Rata-rata persediaan bulan Oktober 2021 sebesar 152.112 ton, turun 12,6% month-to-month (mom) dari bulan September 2021.

Ketika persediaan jatuh, permintaan nikel dunia diperkirakan naik pada tahun 2021. Permintaan nikel dunia diperkirakan akan meningkat 2,6 juta ton pada tahun ini dan bertumbuh menjadi 3 juta ton pada tahun 2022 menurut International Nickel Study Group (INSG). Peningkatan ini didorong oleh pemulihan ekonomi di dunia.

Peningkatan permintaan nikel akan mengakibatkan defisit nikel yang diproyeksikan sebesar 134.000 ton pada tahun 2021 dan surplus 76.000 pada tahun 2022. Perlu digarisbawahi, angka tersebut belum memperhitungkan kemungkinan gangguan produksi di China dan Indonesia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading