Ajib Tajir Melintir! Deretan Raja Minyak yang Punya Klub Bola

Market - Feri Sandria, CNBC Indonesia
08 October 2021 20:10
FILE - In this Monday, June 24, 2019 file photo, Saudi Arabia's Crown Prince Mohammed bin Salman meets with Secretary of State Mike Pompeo at Al Salam Palace in Jeddah, Saudi Arabia. English Premier League club Newcastle was taken over by Saudi Arabia's sovereign wealth fund on Thursday, Oct. 7, 2021 after a protracted takeover. The takeover by the Saudi Public Investment Fund initially collapsed last year over concerns about how much control the kingdom's leadership would have in the running of Newcastle amid concerns about Saudi human rights abuses and the pirating of sports rights. (AP Photo/Jacquelyn Martin, Pool, File) Foto: Lionel Messi tiba di Paris Saint Germain. (AP/Adrienne Surprenant)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kekayaan yang dihasilkan dari ekstraksi minyak di sebagian besar wilayah timur tengah sepertinya tidak ada habis-habisnya.

Pasalnya salah satu orang terkaya dunia yakni Raja Salman dari Kerajaan Saudi kini menjadi pemilik baru klub sepak bola di Liga Premier Inggris, Newcastle United.

Sebelumnya, beberapa raja minyak dan taipan kaya dari timur tengah sudah lebih dulu mengoleksi klub sepak bola Eropa dan menyulapnya menjadi kekuatan besar baru yang kian diperhitungkan.

Pembelian klub yang dilatih Steve Bruce ini dilakukan setelah Dana Investasi Publik (PIF, Public Investment Fund) yang diawasi langsung oleh putra mahkotanya Mohammed bin Salman (MBS) menyelesaikan akuisisi 100% Newcastle United Limited dan Newcastle United Football Club Limited dari St. James Holdings Limited.

PIF bermitra dengan PCP Capital Partners dan RB Sports & Media. Dalam keterangan pers di situsnya, PIF menegaskan semua persetujuan yang diperlukan telah diperoleh dari Liga Premier Inggris dan akuisisi selesai pada 7 Oktober 2021.

Gubernur PIF Yasir Al-Rumayyan disebut akan menjabat sebagai Ketua Non-Eksekutif Newcastle United. Sementara Kepala Eksekutif PCP capital Partners Amanda Staveley akan memiliki satu kursi di dewan direksi.

Sementara Jamie Reuben akan menjadi direktur klub. Ia mewakili RB Sports & Media.

Nah, selain Raja Salman, berikut raja minyak lain yang juga memiliki klub sepak bola Eropa, berdasarkan kompilasi data CNBC Indonesia.

Uang Qatar ke PSG

Nasib Paris Saint-Germain berubah secara dramatis ketika Qatar Sports Investments (QSI) membeli klub tersebut pada tahun 2011. Akuisisi ini membuat klub asal Paris ini tidak hanya menjadi klub terkaya di Prancis tetapi juga langsung melejit menjadi salah satu yang terkaya di dunia.

Nasser Al-Khelaifi yang ditunjuk sebagai presiden klub kala itu berjanji untuk membentuk tim yang mampu memenangkan Liga Champions (UCL) dan menjadikan PSG klub terbesar di Prancis.

Sejak itu, PSG telah menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan pemain kelas dunia seperti Zlatan Ibrahimovic, David Beckham, Neymar, Kylian Mbappe dan terbaru pada musim panas ini Lionel Messi.

Akibatnya suntikan uang minyak tersbut, PSG mendominasi sepak bola Prancis, memenangkan 27 trofi: tujuh gelar liga, enam Piala Prancis, enam Piala Liga Prancis, dan delapan Piala Super Prancis. Hanya saja masih belum mampu mengangkat trofi si kuping besar, setelah perjuangan terjauhnya dihentikan oleh Bayern Munchen pada final UCL pertama yang dimainkan PSG tahun 2020.

Sejak dibeli Qatar PSG menjadi klub sepakbola dengan pendapatan tertinggi ketujuh di dunia sebesar € 541 juta per tahun atau setara dengan Rp 8,89 triliun (kurs Rp 16.434/€) menurut Deloitte, serta merupakan klub sepak bola paling berharga kesembilan di dunia, senilai U$ 2,5 miliar (Rp 35,75 miliar) menurut Forbes.

NEXT: Manchester City dan Sheffield United

Manchester City dan Sheffield United
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading