'Disuntik' Gojek, Saham 2 Lippo MPPA-MLPL Nyungsep Lagi!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
08 October 2021 09:37
Kolaborasi Bank Jago-Gojek

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham duo Lippo kembali ambruk pada awal perdagangan Jumat ini (8/10/2021) kendati mendapatkan sentimen positif masuknya investor baru, Gojek.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), pengelola Hypermart, ambruk lagi 6,98% menyentuh auto reject bawah (ARB, maksimal penurunan 7% sehari) di Rp 750/saham.

Penurunan ini juga melanjutkan koreksi tajam ARB pada perdagangan Kamis kemarin -6,94% di Rp 805/saham.


Saham MPPA ditransaksikan sebesar Rp 20,94 miliar dengan volume perdagangan 20,96 juta saham.

Sepekan saham MPPA ambruk 25% dan sebulan anjlok 22% dengan kapitalisasi pasar Rp 6 triliun.

Berikutnya saham PT Multipolar Tbk (MLPL) juga ambruk 2,68% di Rp 436/saham, melanjutkan koreksi kemarin ARB 6,67% di Rp 448/saham.

Sepekan saham induk MPPA ini anjlok 22% dan sebulan juga turun 14% dengan kapitalisasi pasar Rp 6,38 triliun.

Pelemahan tersebut terjadi lagi kendati mendapatkan sentimen positif dengan masuknya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek resmi menjadi pemegang saham sebesar 6,74% di MPPA setelah membelinya dari MLPL pada 4 Oktober lalu.

Multipolar menjual sebanyak 507.142.900 saham di harga Rp 700/saham atau setara dengan 6,74% kepada Gojek.

"Status kepemilikan lokal, jumlah sebelum transaksi nol, jumlah setelah transaksi 507.142.900 saham," kata Sekretaris Perusahaan MPPA Danny Kojongian, dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (7/10/2021).

Transaksi ini selaras dengan keterbukaan informasi MLPL pada Rabu malam (6/10).

Dalam keterbukaan informasi, MLPL melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perusahaan ritel pengelola Hypermart itu senilai Rp 355 miliar.

Sekretaris Perusahaan MLPL, Natalie Lie menyampaikan, jumlah saham yang dijual tersebut sebanyak 507.142.900 saham dengan harga penjualan per saham Rp 700, sehingga, nilai transaksinya mencapai Rp 355 miliar.

Transaksi tersebut dilaksanakan pada 4 Oktober 2021 dengan tujuan memperluas investor skala besar dalam MPPA dan untuk investasi kembali.

"Status kepemilikan saham langsung," kata Natalie Lie, Kamis (7/10/2021).

Setelah transaksi tersebut, porsi kepemilikan saham MLPL, selaku pengendali MPPA, berkurang dari sebelumnya 2,88 miliar saham atau setara 38,33% menjadi 2,37 miliar saham atau setara 31,59% saham.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading