Gojek Masuk Hypermart, Saham MLPL dan MPPA Langsung Ngamuk!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
17 May 2021 09:51
Hypermart Foto: Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak dua saham emiten Grup Lippo, PT Multipolar Tbk (MLPL) dan sang anak usaha pengelola gerai Hypermart yakni PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) langsung melaju di zona hijau pada awal perdagangan pagi ini, Senin (17/5/2021).

Kedua saham tersebut berhasil rebound pascakabar PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek membeli 4,76% saham MPPA terkonfirmasi.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.30 WIB, saham MLPL melonjak sebesar 15,93% ke Rp 262/saham dengan nilai transaksi Rp 67 miliar.

Sementara, saham MPPA melesat 4,68% ke Rp 895/saham.

Saham MLPL berhasil memantul kembali ke zona hijau setelah pada perdagangan terakhir sebelum libur lebaran, 11 Mei lalu, ambles 2,59% ke Rp 226/saham.

Setali tiga uang, saham MPPA juga berhasil bergerak kembali ke zona hijau pascakoreksi 1,72% ke Rp 855/saham akibat aksi ambil untung investor pada 11 Mei pekan lalu.

Seiring dengan penguatan ini, asing tercatat masuk ke MLPL sebesar Rp 3,53 miliar dan melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 2,90 miliar ke saham MPPA.

Dalam sepekan, saham MLPL sudah melonjak 17,86%, sementara dalam sebulan merangsek sebesar 60,00%. Adapun saham MPPA sudah terangkat 11,9% dalam seminggu belakangan dan melejit 33,83% dalam 30 hari terakhir.

Sebelumnya, Multipolar sebagai induk usaha melepas saham sebanyak 11,9% ke tiga entitas perusahaan. Dari 11,9% saham MPPA yang dilepas itu, masing-masing dibeli Panbridge Invesment Ltd sebesar 3,33%, Threadmore Capital Ltd sebesar 3,81%, dan PT Pradipa Darpa Bangsa sebesar 4,76%.

Pemegang saham pengendali MPPA adalah Multipolar yang merupakan emiten milik Grup Lippo. Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/5/2021), manajemen MLPL menjelaskan PT Pradipa Darpa Bangsa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis.

Sebanyak 99,996% saham Pradipa itu dipegang oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, pemilik Gojek, dan sebesar 0,004% dipegang oleh PT Dompet Karya Anak Bangsa alias GoPay.

Direktur Multipolar, Agus Arismunandar, membeberkan pertimbangan perseroan memilih ketiga perusahaan tersebut sebagai pembeli 11,9% saham MPPA.

"Latar belakang dan pertimbangan atas masuknya ketiga pemegang saham tersebut menjadi pemegang saham MPPA karena MPPA merupakan investasi strategis yang memiliki tingkat pengembalian yang baik di masa akan datang," kata Agus dikutip dari keterbukaan informasi BEI tersebut.

MLPL menjelaskan, pelepasan 11,9% saham MPPA tidak berdampak terhadap kegiatan operasional dan kinerja keuangan perseroan.

Setelah melepaskan 11,9% saham MPPA, jumlah aset MLPL meningkat 2% dari dana hasil pelepasan tersebut.

Kemudian, jumlah liabilitas perseroan tidak terpengaruh atas transaksi tersebut. Sementara itu, ekuitas perseroan meningkat sekitar 7%.

Lalu, jumlah penjualan-neto perseroan tidak terpengaruh atas pelepasan saham MPPA. Namun, perseroan membukukan laba atas pelepasan saham MPPA tersebut hingga rugi bersih konsolidasian menurun sekitar 30% pada Proforma Laporan Laba (Rugu) perseroan.

Terakhir, MLPL menyatakan pelepasan 11,9% saham MPPA tidak berdampak terhadap kinerja keuangan perseroan.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Benarkah Gojek Caplok Saham Hypermart dari Grup Lippo?


(adf/adf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading