Survei Membuktikan: Rupiah Mata Uang Idola di Asia!

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
24 September 2021 16:32
Uang Edisi Khusus Kemerdekaan RI ke 75 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah belakangan ini cukup perkasa, bahkan ketika tapering (pengurangan pembelian aset oleh bank sentral AS) sudah di depan mata.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (24/9), rupiah memang melemah 0,11% melawan dolar Amerika Serikat (AS) ke Rp 14.255/US$, tetapi jika dilihat ke belakangan sebenarnya bergerak di situ-situ saja.

Padahal bank sentral AS (The Fed) di pekan ini mengkonfirmasi tapering akan segera dilakukan, yang membuat dolar AS lebih diuntungkan, tetapi rupiah masih mampu bertahan.  


Ternyata di balik kuatnya itu, ada pelaku pasar yang semakin banyak memburu rupiah, bahkan kini menjadi mata uang idola di Asia.

Hal tersebut tercermin dari survei 2 mingguan yang dilakukan Reuters yang menunjukkan pelaku pasar mengambil posisi beli (long) terhadap rupiah, bahkan menjadi yang terbesar diantara 9 mata uang Asia lainnya.

Survei tersebut menggunakan skala -3 sampai 3, angka negatif berarti pelaku pasar mengambil posisi beli (long) mata uang Asia dan jual (short) dolar AS. Semakin mendekati -3 artinya posisi long yang diambil semakin besar.

Sementara angka positif berarti short mata uang Asia dan long dolar AS, dan semakin mendekati angka 3, semakin besar posisi short mata uang Asia.

IDR

Survei terbaru yang dirilis hari ini, Kamis (23/9/2021) menunjukkan angka untuk rupiah di -0,50, membesar dari 2 pekan lalu -0,44.

Rupiah kini menjadi mata uang dengan posisi long terbesar di Asia, mengalahkan rupee India yang disurvei kali ini turun menjadi -0,45% dari sebelumnya -0,88%.

Survei ini konsisten dengan pergerakan rupiah, ketika pelaku pasar mengambil posisi long, maka rupiah akan cenderung menguat, begitu juga sebaliknya.

HALAMAN SELANJUTNYA >>> BI Tahan Suku Bunga, Kasus Covid-19 Terkendali

BI Tahan Suku Bunga, Kasus Covid-19 Terkendali
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading