Pemerintah Buyback Global Bond US$ 1,16 M dengan Tender Offer

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
21 September 2021 08:50
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia melakukan transaksi liability management di pasar global untuk yang pertama kalinya dengan skema Tender Offer. Pemerintah membeli kembali (buyback) delapan seri global bond yang dimiliki oleh investor. 

Mengutip keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (21/9/2021), jumlah instruksi tender yang diterima untuk seluruh seri total mencapai US$ 2,68 miliar. Pemerintah memutuskan untuk melakukan pembelian kembali global bond dengan nilai total US$ 1,16 miliar, dengan total pembayaran tunai (cash consideration) sebesar USD1,24 miliar.


bondSumber: Kementerian Keuangan

Buyback ini dilakukan untuk memperpanjang tenor jatuh tempo obligasi. Selain itu, biaya bunga yang harus ditanggung pemerintah juga menjadi lebih rendah mengingat saat ini masih dalam tren suku bunga rendah.

Sebagai bagian dari rangkaian transaksi liability management, pada 13 September 2021, pemerintah juga telah melakukan pricing atas global bond dalam denominasi dolar AS. Nominal global bond yang diterbitkan adalah sebesar US$ 1,25 miliar dalam dua seri, yaitu:

  1. Re-tap atas INDON 2,15% jatuh tempo 2031 (seri RI0731) sebesar US$ 600 juta.
  2. Penerbitan baru untuk tenor 40 tahun sebesar US$ 650 juta.

"Transaksi ini merupakan penerbitan dengan format SEC Registered yang kesepuluh dalam mata uang dolar AS dan menunjukkan komitmen Pemerintah untuk menjaga likuiditas pasar sekunder global bond dengan menyediakan instrumen yang dapat diperdagangkan oleh para investor global. Selain untuk tujuan pembiayaan APBN secara umum, hasil neto dari penerbitan ini akan digunakan untuk membeli kembali sejumlah global bond Pemerintah melalui transaksi Tender Offer tersebut di atas," ungkap saran tertulis Kementerian Keuangan.

Joint Bookrunner dan Joint Dealer-Managers dalam transaksi ini adalah BofA Securities, Citigroup, Crédit Agricole CIB, HSBC dan UBS.

Artikel Selanjutnya

Pemerintah Jual Surat Utang Dolar & Euro, Duitnya Buat Apa?


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading