Review

Ngebet Saham ANTM-INCO cs? Cek Ini Dulu Biar Gak Nyesel

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
13 September 2021 06:41
Foto: Dok ANTAM

Jakarta, CNBC Indonesia - Broker saham dengan nilai transaksi teratas di pasar modal Indonesia, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (Mirae Asset) memberikan bobot overweight kepada saham-saham pertambangan nikel seiring dengan prospek permintaan stainless steel dan proyek baterai kendaraan listrik (electronic vehicle/EV).

Bobot overweight biasa diartikan sebagai saham yang diperkirakan kenaikannya bisa melebihi sekumpulan saham yang menjadi patokannya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu mulai terbukti ketika pada perdagangan Jumat pekan lalu (10/9), harga saham emiten-emiten nikel ditutup kompak menguat di tengah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 0,44% di 6.094.


Dari sedikitnya lima emiten nikel di BEI, penguatan harian tertinggi dipimpin oleh PT Antam Tbk (ANTM) 6,15% di Rp 2.590/saham dengan nilai transaksi Rp 1 triliun dan volume perdagangan 423 juta saham.

Berikutnya ada saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dengan penguatan harian 4,46% di Rp 5.275/saham, dengan nilai transaksi Rp 32 miliar dan volume perdagangan 6 juta saham.

Lebih lengkapnya, begini laju pergerakan saham Antam cs, per data akhir pekan lalu, mengacu data BEI:

1. Antam/ANTM +6,15% Rp 2.590, transaksi Rp 1 T, sepekan +10,21%, sebulan +7,92%

2. Harum Energy/HRUM +4,46% Rp 5.275, transaksi Rp 32 M, sepekan +5,5%, sebulan +1,44%

3. Pelat Timah/NIKL +3,32% Rp 1.090, transaksi Rp 2 M, sepekan +7,39%, sebulan +0,46%

4. Timah/TINS +2,33% Rp 1.535, transaksi Rp 151 M, sepekan +1,99%, sebulan -0,97%

5. Vale Indonesia/INCO +0,98% Rp 5.150, transaksi Rp 177 M, sepekan +0,98%, sebulan +0,98%.

NEXT: Apa Kata Mirae Asset dan Rekomendasinya?

Dua Katalis ANTM dkk
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading