Review

Pernah Sensasional-Disebut Jokowi, Apa Kabar Saham-saham Ini?

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
26 August 2021 06:21
Jokowi di Pabrik AGII, dok Instagram @Jokowi

4. Saham Bank Mini

Saham bank mini atau bank BUKU II (bank dengan modal inti Rp 1-5 triliun) atau bank KBMI 1 (kelompok bank modal inti, jika menggunakan istilah terbaru) sempat dijadikan saham idola setidaknya sejak awal tahun ini seiring sentimen narasi bank digital dan aturan pemenuhan modal inti oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK No 12/2020.

Menurut Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020, bank diharuskan memiliki modal inti minimum bank umum sebesar Rp 1 triliun tahun 2020, Rp 2 triliun pada 2021 dan minimal Rp 3 triliun tahun 2022, sehingga, ada spekulasi, bank-bank yang belum memenuhi ketentuan harus melakukan merger atau akuisisi atau penambahan modal dari pemilik bank tersebut.


Setelah pada Februari lalu manajemen bank mini tersebut mengatakan tidak mengetahui adanya akuisisi oleh pemodal raksasa, akhirnya saham-saham bank mini tersebut bertumbangan hingga sempat menyentuh level ARB berkali-kali.

Terbaru, dalamĀ 3 hari terakhir, saham bank mini kembali menemukan gairahnya kembali seiring OJK merilis peraturan terbaru mengenai bank digital pada Kamis pekan lalu (19/8).

Saham bank yang dikendalikan fintech Akulaku PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menjadi yang paling menonjol, dengan kenaikan 242% dalam sebulan terakhir dan 'meroket' 513% di Rp 1.830, setelah akhirnya disuspensi BEI pada Rabu kemarin 25 Agustus.

5. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII)

Saham emiten pengelola RS dan produsen gas industri Grup Samator AGII sempat menjadi saham idola di tengah lonjakan kasus Covid-19 varian delta di Indonesia sejak akhir Juni lalu.

Saham AGII sempat mencatatkan reli kenaikan pada 23-28 Juni sampai awal Juli didorong oleh sentimen mengenai kian tingginya permintaan baik dari rumah sakit maupun fasilitas kesehatan terhadap tabung gas oksigen.

Kemudian, saham AGII sempat mencuat kembali pada 16 & 19 Juli seiring kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke pabrik AGII pada 16 Agustus 2021.

Jokowi di Pabrik AGII, dok Instagram @JokowiFoto: Jokowi di Pabrik AGII, dok Instagram @Jokowi
Jokowi di Pabrik AGII, dok Instagram @Jokowi

Adapun pada Rabu kemarin (25/8), saham AGIIĀ ditutup naik 0,76% 1.330/saham, dengan koreksi sebulan 21,30% dan year to date masih naik 48%.

6. Emiten Rumah Sakit (RS)

Saham-saham pengelola RS juga sempat banyak dikoleksi investor dan beberpada akhir Juni hingga awal Juli lalu di tengah kasus Covid-19 yang sempat menembus angka 30.000 kasus baru per hari.

Pada awal pandemi pada Maret tahun lalu, saham-saham RS juga pernah ramai-ramai diborong investor hingga ada yang naik sampai 2 digit dalam sehari.

Beberapa saham di antaranya pengelola RS Royal Prima, PT Royal Prima Tbk (PRIM), pengelola RS Omni milik Grup Emtek PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), PT Siloam Hospitals Tbk (SILO), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Hingga perdagangan Rabu (25/8), saham PRIM sebulan turun 17% dan year to date naik 34%. Saham SILO minus 12,40% dan year to date naik 48%, sementara saham SAME turun 22% sebulan dan year to date naik 51%. Saham HEAL sebulan turun 1,72% dan year to date naik 61%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Ivermectin Kerek Saham INAF-KAEF to the Moon, Serok Gak?

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading