Tenggat Merger ISAT-Tri 16 Agustus, Ini Update Bos Indosat!

Market - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 July 2021 07:40
penjualan 4.200 menara Indosat, 30 Maret 2021/Dok Indosat

Jakarta, CNBC Indonesia - Negosiasi rencana kesepakatan merger PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia akhirnya diperpanjang hingga 16 Agustus mendatang. Sayangnya, pihak perusahaan masih belum buka suara soal rencana tersebut.

Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha mengatakan pembicaraan kesepakatan tersebut menjadi wewenang pemegang saham dalam hal ini Oooredoo Qatar dan Hutchison asal Hong Kong.

Sementara itu, katanya, manajemen pada dasarnya hanya bertugas untuk menjaga kinerja perusahaan.


"Ini di luar kami [wewenang kami]. Kami manajemen tugas kami adalah fokus pada performance dan bekerja itu. Itu pertanyaan untuk shareholder [pemegang saham]," kata Vikram dalam Media Update Kinerja Indosat Ooredoo pada Paruh Pertama 2021, Kamis (29/7/2021).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Senior Vice President (SVP) Corporate Communication Indosat Steve Saerang. Dia meminta menunggu akibat perjanjian yang diperpanjang hingga 16 Agustus mendatang.

Menurutnya saat ini menunggu perkembangan dari pemegang saham, serta menjanjikan akan memberitahu saat update dari rencana tersebut sudah tersedia.

"Tunggu saja nanti ya karena MoU [nota kesepahaman] extend sampai 16 Agustus, kita akan tunggu perkembangan dari shareholder . Ada update dari shareholder akan update," ungkap Steve.

Sebelumnya uji tuntas (due diligence) kedua perusahaan sebenarnya berakhir pada 30 Juni 2021 lalu. Namun akhirnya diperpanjang hingga Agustus mendatang. Perpanjangan tersebut sudah juga terjadi sebelumnya, yakni pada April yang diundur menjadi akhir Juni lalu.

Saat itu, CEO Tri Indonesia, Cliff Woo, mengatakan bahwa pemegang saham dari dua perusahaan butuh waktu lebih banyak menyelesaikan rencana penggabungan itu. Pada akhirnya memperpanjang negosiasi hingga akhir semester I 2021.

"Pemegang saham kami telah menyatakan mereka membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan negosiasi yang telah berlangsung dengan konstruktif ini. Kedua belah pihak akan terus bekerja untuk menyelesaikan due diligence serta syarat dan ketentuan kesepakatan," kata Cliff dalam siaran persnya, Rabu (28/4/2021).

Rencana soal merger dua perusahaan sudah ada sejak tahun lalu. Pemegang saham Tri Indosesia dan Indosat Ooredoo dilaporkan telah melakukan pertemuan konsolidasi tersebut.

Adapun dalam pengumuman kinerja di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen ISAT menyatakan bahwa pada 30 Juni 2021, Ooredoo Group sebagai investor pengendali saham ISAT, memperpanjang periode eksklusivitas perjanjian nota kesepahaman (MOU) tidak mengikat dengan CK Hutchison hingga 16 Agustus 2021, terkait dengan transaksi potensial untuk menggabungkan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia.

"Perpanjangan ini akan memberikan waktu yang lebih untuk menyelesaikan proses uji tuntas yang sedang berlangsung serta menegosiasikan ketentuan-ketentuan dari kemungkinan kombinasi bisnis tersebut," tulis ISAT. 


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading