Satu Lagi Perusahaan Tommy Soeharto Siap Masuk Bursa!

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
28 July 2021 11:52
Tommy Soeharto (Foto: Rengga Sancaya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan distribusi gas alam cari (liquefied natural gas/LNG) milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, PT GTS Internasional (GTSI) berencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal ini disampaikan oleh perusahaan dalam publikasi di media cetak, hari ini Rabu (28/7/2021).

"Saat ini GTS Internasional sedang mempersiapkan diri menjadi perusahaan terbuka," tulis manajemen, dikutip CNBC Indonesia, Rabu ini.


Hanya saja belum terungkap rencana detail perusahaan untuk tercatat di BEI, termasuk periode waktu, laporan keuangan yang dipakai, dan besaran saham yang akan dilepas.

CNBC Indonesia sudah menghubungi Presiden Direktur GTSI Kemal Imam Santoso, tapi dirinya belum bisa memberikan informasi struktur IPO. "Tunggu saja pekan depan bookbuilding [mulai penawaran awal pembentukan harga]," katanya dihubungi Rabu ini.

Mengutip laman resmi perusahaan, GTSI didirikan pada 1986 dan merupakan anak usaha dari PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS). Perusahaan bergerak di lini bisnis kapal pemasok LNG dan layanan terkait.

Saat ini perusahaan mengklaim mengoperasikan empat dari lima unit regasifikasi penyimpanan terapung atau floating storage regasification unit (FSRU) yang beroperasi di Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan HITS yang berakhir pada 31 Desember 2020 lalu, saham GTSI sebesar 99% dimiliki oleh Humpuss.

Perusahaan ini memiliki nilai aset senilai US$52,44 juta atau setara dengan Rp 760,38 miliar (asumsi kurs Rp 14.500/US$) pada akhir periode tersebut. Nilai ini naik dari periode yang sama yang senilai US$ 47,53 juta.

Adapun di Humpuss, berdasarkan publikasi daftar pemegang saham lebih dari 5% yang dipublikasikan Humpuss sampai dengan 31 Maret 2021, Tommy tercatat memiliki sebanyak 738,692,651 atau 10.40 % saham HITS.

Tommy juga tercatat sebagai Komisaris Utama di PT Humpus, pemegang saham terbesar Humpuss Intermoda dengan kepemilikan 45,52% atau sebanyak 3,232,699,113 saham.

April lalu, Humpuss Intermoda berencana membeli sebanyak 6 unit kapal baru senilai US$ 88 juta atau Rp 1,28 triliun. Hal itu terungkap berdasarkan paparan publik Humpuss per Desember 2020 yang dipublikasikan di BEI.

Sebagai informasi, HITS adalah perusahaan yang bergerak di sektor energi dengan sub sektor oil, gas dan coal. Perseroan mencatatkan saham perdana di Bursa pada 15 Desember 1997 silam dengan harga IPO senilai Rp 675 per saham.

Pada sesi I, Rabu ini, saham HITS turun 0,58% di level Rp 344/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 2,44 triliun. Sepekan saham ini naik 1,18% dan sebulan terakhir naik 10,42%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Borong 6 Kapal, Siapa Pemilik Humpuss selain Tommy Soeharto?


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading