Public Expose Hari Ini, Bukalapak Tunjuk 4 Underwriter Resmi!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
09 July 2021 06:40
Bukalapak (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan e-commerce Indonesia yang disokong Grup Emtek, PT Bukalapak.com menyampaikan undangan paparan publik (public expose) dalam rangka penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam undangan yang disebar perusahaan kepada media massa, disebutkan public expose Bukalapak.com yang sudah menyematkan kata "Terbuka/Tbk" di belakang namanya itu akan dilakukan pada Jumat ini (9/7), mulai pukul 09.40-10.50 WIB secara live, termasuk siaran lewat akun Youtube Bukalapak.

Dalam keterangan tersebut, Bukalapak ternyata sudah menunjuk empat penjamin emisi (underwriter), terdiri dari penjamin emisi efek yakni PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas.


PT Bukalapak.comFoto: PT Bukalapak.com
PT Bukalapak.com

Informasi resmi ini agak berbeda dengan dokumen mini expose Bukalapak akhir Juni lalu yang beredar di pasar.

Saat itu dokumen mini expose tersebut menyebut perusahaan sudah menunjuk setidaknya lima penjamin emisi yang terbagi atas joint global coordinator: UBS (global), BofA Securities. Lalu joint bookrunners: UBS (global), BofA Securities, dan Mandiri Sekuritas. Kemudian joint lead managing underwriters: PT Mandiri Sekuritas, PT Buana Capital Sekuritas dan domestic underwriters PT UBS Sekuritas Indonesia.

Timeline IPO Bukalapak.comFoto: Timeline IPO Bukalapak.com
Timeline IPO Bukalapak.com

Adapun terdapat perbedaan penjamin emisi efek dan penjamin pelaksana emisi efek menurut Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Penjamin emisi efek yakni pihak yang membuat kontrak dengan emiten untuk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa efek yang tidak terjual.

Tugas penjamin emisi efek yakni menjamin penjualan efek dan pembayaran keseluruhan nilai efek yang diemisikan kepada emiten. Jika terdapat penjaminan yang dilakukan beberapa penjamin emisi (sindikasi), maka salah satu di antaranya bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.

Manajemen PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sejak Kamis (8/7) belum merespons pertanyaan CNBC Indonesia soal target dana IPO Bukalapak. Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan EMTK belum memberikan informasi detail.

Tapi sumber Reuters menyebutkan Bukalapak.com menargetkan menarik dana lebih dari US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14 triliun (kurs Rp 14.000/US$) dalam IPO ini.

Sumber Reuters yang mengetahui informasi ini mengatakan jumlah fund raising itu 25% lebih banyak dari yang direncanakan sebelumnya. Kenaikan target dana IPO dilakukan atas indikasi permintaan investor yang kuat pada listing perusahaan unicorn teknologi pertama di Indonesia ini.

Bukalapak, yang disokong juga oleh investor dana abadi Singapura, GIC dan Microsoft, akan menjadi IPO lokal terbesar dalam 13 tahun terakhir dan terbesar yang pernah dilakukan startup di negara Asia Tenggara.

Ukuran target dana IPO yang dinaikkan menunjukkan bahwa investor tertarik untuk mendapatkan penawaran sektor teknologi yang relatif langka di wilayah yang menawarkan kelas konsumen yang berkembang.

Sumber Reuters tersebut juga menggarisbawahi pencairan dana yang jumbo ini seiring dengan upaya perusahaan di bawah kendali EMTK ini karena sedang mengejar pertumbuhan yang cepat.

Dokumen penawaran untuk IPO Bukalapak akan dibuka pekan ini selama sekitar 10 hari, dan akan diikuti dengan jadwal pencatatan atau listing pada Agustus, kata sumber yang menolak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara kepada media.

Dalam keterangan 23 Juni lalu, manajemen Bukalapak menyebutkan perusahaan mencari kesempatan untuk terus berkembang secara finansial. Pernyataan saat itu disampaikan menanggapi beredarnya dokumen rencana IPO.

VP of Corporate Affairs Bukalapak Siti Sufintri Rahayu mengatakan perusahaan berfokus pada strategi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah kepada partner dan pengguna perusahaan.

"Kami senantiasa mengeksplorasi kesempatan bagi perusahaan untuk terus bertumbuh dan berkembang secara finansial," kata dia kepada CNBC Indonesia, Rabu (23/6/2021).

"Namun, untuk saat ini, kami belum membuat keputusan apapun. Fokus kami saat ini adalah terus mencari strategi yang tepat untuk menjadi perusahaan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi para partner dan pengguna untuk waktu-waktu mendatang," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading