Produsen ADS Terbesar di Asia, Pabrik Oneject Segera Rampung

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
07 July 2021 19:59
INFOGRAFIS Iklan (IRRA), Cuan Ganda Dari Saham IRRA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Oneject Indonesia (Oneject) akan merampungkan pembangunan pabrik baru di Cikarang, Jawa Barat, tahun ini. Dengan selesainya pabrik tersebut, maka perusahaan mendapat tambahan 900 juta alat suntik sekali pakai atau Auto Disable Syringe (ADS) sehingga kapasitas produksi total mencapai 1,2 miliar jarum suntik ADS dan Safety Needle per tahun.

Dengan begitu Onject akan menjadi produsen jarum suntik terbesar di Asia untuk jarum suntik ADS dan Safety Needle. Pembangunan yang dimulai 2019 tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 350 miliar. Pembangunan pabrik yang semula direncanakan 3 tahun yang disesuaikan dengan pertumbuhan
konsumsi jarum suntik ADS baik domestik dan juga global kala itu, mengalami percepatan akibat Pandemi Covid-19.

Direktur Utama PT Oneject Indonesia Jahja Tear Tjahjana mengungkapkan, pandemi Covid-19 dan hadirnya vaksin sebagai solusi penanggulangannya membuat permintaan jarum suntik secara global meningkat signifikan. Khusus untuk Indonesia untuk mencapai herd immunity kebutuhan vaksin
mencapai lebih 440 jutaan dosis (asumsi 2 dosis/orang).


Sementara berdasarkan riset APEC kebutuhan vaksin dunia untuk mencapai herd immunity mencapai 14 miliar dosis. Kondisi tersebut akan mendorong permintaan alat suntik naik signifikan, jika produsen jarum suntik tidak mampu mengimbangi dengan kenaikan kapasitas, sudah pasti akan terjadi kelangkaan.

"Dengan hadirnya pabrik baru Oneject, bisa dipastikan pasokan jarum suntik untuk program vaksinasi di Indonesia bisa terpenuhi oleh produk jarum suntik berstandar atau rekomendasi WHO (World Health Organization) dan memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di atas 60% milik Oneject. Bahkan Oneject masih memiliki ruang untuk melakukan ekspor atau berkontribusi terhadap pasokan ke pasar global," kata Jahja, Rabu (7/7/2021).


Per Juli 2021 ini, realisasi kapasitas di pabrik baru Cikarang sudah mencapai 600 juta unit, sehingga dengan memperhitungkan kapasitas pabrik di Bogor, total kapasitas Oneject saat ini sebesar 900 juta unit jarum suntik. Di kuartal III-2021 kapasitas pabrik baru sebesar 900 juta unit akan tuntas, sehingga
total kapasitas total Pabrik Bogor dan Cikarang tahun ini bisa mencapai 1,2 miliar jarum suntik ADS dan Safety Needle.

Hingga Juni 2021, Perusahaan telah merealisasikan belanja untuk pembangunan pabrik baru tersebut sebesar Rp 300 miliar atau 86% dari anggaran keseluruhan sebesar Rp 350 miliar. Sumber pendanaan belanja modal tersebut berasal dari ekuitas dan juga pinjaman perbankan.

Jahja mengatakan ke depannya permintaan jarum suntik ADS & Safety Needle tidak hanya bicara vaksinasi Covid, tapi juga peralihan dunia medis global tidak hanya Indonesia, untuk penggunaan jarum suntik ADS & Safety Neddle sesuai dengan kampanye WHO.

Di Indonesia saja, penggunaan jarum suntik ADS & Safety Needle di dunia medis masih berkisar 20%, sisanya masih berupa produk jarum suntik non ADS. Pabrik baru perusahaan tersebut, rencananya tidak hanya akan memproduksi alat kesehatan berupa jarum suntik saja, namun menjadi pusat produksi untuk alat kesehatan termasuk seperti Kantung Darah.

Selain itu, Swab Antigen Test yang bekerjasama dengan prinsipal perusahaan alat kesehatan global seperti Abbott Laboratories dan produk alat kesehatan lainnya.

"Posisi Oneject yang kini merupakan manufacturer alat kesehatan dengan standar internasional (WHO), merupakan positioning yang strategis, tidak hanya bagi perusahaan dimata prinsipal alat kesehatan global, namun juga bagi sektor kesehatan tanah air dengan hadirnya produk alat kesehatan produksi lokal di pasar global dan bagi penguatan struktur ekonomi melalui produk alat kesehatan ekspor dengan tingkat TKDN yang tinggi diatas 60%," kata dia.

Oneject juga akan akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat sinergi bisnis secara group dan juga mulai menambah akses pendanaan untuk persiapan ekspansi ke depan. Konsolidasi akan dilakukan bersama dengan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) yang merupakan sisters company.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading