Naik 366%, Penjualan IRRA melesat Rp 331 M di Mei 2021

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
22 June 2021 16:44
Dok: IRRA Foto: Dok: IRRA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) optimis target pertumbuhan tahun ini sebesar 80-100% bisa kembali diraih.

Optimisme tersebut didukung oleh performa pada lima bulan pertama tahun ini, tepatnya hingga Mei 2021 perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 331 miliar atau tumbuh 366% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 71,02 miliar.

Produk in vitro berupa antigen test masih penyumbang terbesar penjualan perseroan. Diikuti produk Abbott lainnya seperti Reagen dan Mesin plasma yaitu Terumo. Di semester I tahun ini, penjualan didominasi oleh segmen ritel (Non-APBN/APBD), dan ini yang membuat pertumbuhan naik signifikan.

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk Heru Firdausi Syarif menjelaskan bahwa sebelumnya pelanggan perseroan mayoritas adalah institusi pemerintah untuk program imunisasi, pengadaan peralatan medis di rumah sakit Pemerintah, sehingga membuat perolehan pendapatan secara kuartalan terdistribusi di kuartal III dan IV. Tahun ini, perseroan mulai memperkuat segmen ritel atau non-Pemerintah untuk semakin memperbesar pangsa pasar produknya dan diversivikasi segmen pelanggan yang lebih solid.

"Tahun sebelumnya, porsi penjualan dari order pemerintah sangat besar dan masuknya di buku kuartal III dan IV. Sejak kuartal IV tahun lalu kami mulai masuk ke pelanggan Non-APBN/APBD baik swasta maupun ritel termasuk membuka kerjasama dengan layanan kesehatan sebagai channel distribusi produk kami. Ini yang membuat lonjakan perolehan penjualan kami di semester I ini. Segmen swasta dan ritel relatif merata secara kuartalan, berbeda dengan segmen Pemerintah yang biasanya mulai terlihat di kuartal III dan puncaknya kuartal IV", ungkap Heru mengutip keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Kenaikan yang cepat untuk segmen ritel juga dikarenakan produk perseroan seperti Swab Antigen Test yang kini menjadi convenience goods yang dikonsumsi secara reguler. Dan ditambah dengan status produk Swab Antigen Test perseroan dengan merk Panbio sebagai produk rekomendasi WHO karena akurasi hasilnya.

Pada awal pekan lalu, Perseroan telah melakukan kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Kimia Farma Diagnostik yang merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma Apotek yang memiliki jaringan 422 klinik dan 73 Laboratorium untuk penyediaan alat test Swab Antigent Test Panbio. Dengan kerjasama tersebut IRRA menargetkan tambahan penjualan 300.000 unit Panbio per bulannya.

Kategori segmen ritel yang menjadi target perseroan termasuk rumah sakit dan klinik-klinik laboratorium swasta dan jasa layanan kesehatan eHealth Services. Direktur Pemasaran IRRA, Hendry Hermen mengungkapkan tahun ini Perseroan menambah cukup signifikan SDM terutama bagian penjualan untuk masuk ke segmen ritel, masuknya perseroan di segmen ritel akan semakin lengkap dengan tambahan produk baru perseroan yaitu Avimac yang merupakan imunomodulator untuk peningkat imun tubuh.

"Avimac sudah mulai berkontribusi di penjualan kuartal III dan di awal, kami targetkan bisa terjual 150.000 botol, dengan kontribusi terhadap pendapatan mencapai 4-5% di tahun ini", ungkap Hendry.

Menurutnya, perusahaan optimistis tahun ini bisa kembali membukukan pertumbuhan seperti tahun lalu. Apalagi jika melihat performa di semester I-2021 yang ditopang segmen Ritel. Di semester II, selain dari instansi pemerintah, IRRA akan terus mengoptimalkan segmen ritel baik melalui penjualan secara langsung maupun melalui kerjasama-kerjasama seperti yang telah dilakukan dengan PT Kimia Farma Diagnostika.

"Jadi tahun depan selain pertumbuhan organik, pertumbuhan dari ekspansi in-organik sudah bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan perseroan, sehingga perseroan bisa menjaga ritme pertumbuhannya tetap tinggi," tutup Heru.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Akuisisi Oneject, IRRA Siapkan Capex Rp 300 M di 2021


(yun/yun)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading