Megaskandal Asabri

Kejagung Cecar 4 Saksi Asabri, Bos RHB Sekuritas-Corfina!

Market - Muh Iqbal, CNBC Indonesia
09 June 2021 18:00
Kantor Pelayanan ASABRI (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero).

Berdasarkan keterangan resmi Kejagung, empat saksi yang diperiksa pada Rabu ini (9/6/2021) antara lain:

1. BS selaku Direktur PT. Corfina Capital (tahun 2017-sekarang). Saksi diperiksa terkait pendalaman Manajer Investasi Asabri;


2. F selaku Direktur Utama PT. Aurora Aset Manajemen. Saksi diperiksa terkait pendalaman Manajer Investasi Asabri;;

3. DA selaku Direktur Utama PT Treasure Fund Investama. Saksi diperiksa terkait pendalaman Manajer Investasi Asabri;;

4. HS selaku Direktur Utama PT RHB Sekuritas Indonesia. Saksi diperiksa terkait pendalaman broker.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada Asabri. Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19. (K.3.3.1)," kata Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam siaran persnya, Rabu (9/6/2021).

Sebelumnya Kejagung sudah menetapkan sembilan nama sebagai tersangka di kasus ini.

Mereka antara lain Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri (ARD) sebagai Direktur Utama Asabri periode 2011-2016, Letjen Purn Sonny Widjaja (SW) sebagai Direktur Utama Asabri periode 2016-2020, dan Bachtiar Effendi (BE) sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi Asabri periode 2012-2015.

Lainnya yakni Hari Setianto (HS), Direktur Investasi dan Keuangan Asabri periode 2013-2019.

Selanjutnya, Ilham W Siregar (IWS), Kepala Divisi Investasi Asabri periode 2012-2017, Lukman Purnomosidi (LP), Presiden Direktur PT Prima Jaringan & Dirut PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), Heru Hidayat (HH) Presiden PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Benny Tjokrosaputro (BTS) atau Bentjok sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) dan Jimmy Sutopo (JS), Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relationship.

Nama Benny Tjokro dan Heru Hidayat sebelumnya juga ditetapkan sebagai terdakwa kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan mendapat hukuman pidana maksimal, yakni penjara seumur hidup dan kewajiban mengembalikan kerugian kepada negara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Penampakan 9 Mobil Mewah Tersangka Asabri Ilham Siregar


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading