Penjualan Mobil Melonjak, Saham-saham Otomotif Pesta Pora!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
10 May 2021 12:55
Calon pembeli melihat mobil baru di Showroom Suzuki di Kawasan Gading Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (16/2/2021). Pemerintah memutuskan untuk memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) atau pajak 0%. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham emiten otomotif kompak melonjak ke zona hijau pada sesi I perdagangan hari ini, Senin (10/5/2021). Penguatan saham-saham ini terjadi seiring membaiknya penjualan mobil di Tanah Air pada April 2021, menyamai level pra-pandemi.

Berikut gerak saham otomotif dan jasa pendukungnya pada sesi I hari ini, mengacu data Bursa Efek Indonesia.


  1. Selamat Sempurna (SMSM), saham +1,63%, ke Rp 1.245, transaksi Rp 211 juta

  2. Astra International (ASII), +1,41%, ke Rp 5.400, transaksi Rp 59 M

  3. Astra Otoparts (AUTO), +0,86%, ke Rp 1.170, transaksi Rp 265 juta

  4. Indomobil Multi Jasa (IMJS), +0,57%, ke Rp 352, transaksi Rp 451 juta

  5. Indomobil Sukses Internasional +0,48%, ke Rp 1.055, transaksi Rp 415 juta.

Berdasarkan data di atas, saham emiten sparepart SMSM mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni 1,63% ke Rp 1.245/saham. Nilai transaksi SMSM sebesar Rp 211 juta.

Saham SMSM berhasil kembali ke zona hijau setelah dalam 9 hari perdagangan 3 kali stagnan dan 6 kali terbenam di zona merah.

Kedua, saham sang 'raja otomotif', ASII, yang terangkat 1,41% ke Rp 5.400/saham dengan nilai transaksi Rp 59 miliar. ASII berhasil rebound dari pelemahan selama 2 hari beruntun, atau sejak Kamis (6/5) pekan lalu.

Seiring dengan penguatan ASII, asing tercatat masuk dengan catatan beli bersih Rp 9,89 miliar.

Sama seperti sang induk ASII, saham AUTO terkerek 0,86% ke Rp 1.170/saham dengan nilai transaksi Rp 265 juta. Saham AUTO juga berhasil memantul lagi ke atas setelah terkoreksi 0,43% pada Jumat (7/5) pekan lalu.

Sebagaimana diwartakan CNBC Indonesia, Senin (10/5), penjualan mobil di Indonesia pada April 2021 secara wholesales menembus 84.915 unit, naik 7,6% dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat 78.908 unit.

Namun, secara tahunan justru penjualan mobil 'terbang' tinggi dari April 2020 yang tercatat hanya 7.871 unit.

Berdasarkan data Gaikindo, Senin (10/5) pabrikan asal Jepang Toyota menjadi pabrikan yang menyumbang paling banyak penjualan April 2021, yakni 26.258 unit, naik 0,3% dari bulan sebelumnya yang mencatat 26.191 unit.

Disusul oleh Daihatsu yang menjual 16.770 unit turun 7,7% dari bulan sebelumnya yang mencatat 18.162 unit. Di peringkat ketiga ada Honda yang menjual sebanyak 11.350 unit atau turun 5,9% dari bulan sebelumnya yang tercatat 12.068 unit.

Lompatan penjualan paling tajam terjadi pada pabrikan asal China, yakni Wuling dengan kenaikan 508,9% antara Maret ke April. Pada Maret penjualan hanya di angka 384 unit, tapi pada April mencapai 2.338 unit.

Penjualan wholesales menunjukkan tren positif, namun sebaliknya penjualan dari diler ke konsumen atau retail sales justru turun. Pada April, penjualan retail sales sebanyak 77.515 unit atau turun 2,5 persen dibanding bulan sebelumnya sebanyak 79.499 unit.

Berdasarkan penjualan ritel, Toyota menjadi penyumbang tertinggi dengan 26.445 unit, naik 2,1% dibanding ritel Maret sebesar 25.902 unit. Daihatsu menyumbang penjualan ritel terbesar kedua dengan angka 12.368 unit atau turun 9,5 persen dibanding ritel Maret yang mencapai 13.673 unit.

Selanjutnya adalah Honda yang menjual sebanyak 10.048 unit yang juga turun tipis 1,4 persen dibanding Maret sebesar 10.189 unit.

Penjualan Ritel April 2021:

- Toyota 26.445 unit

- Daihatsu 12.368 unit

- Honda 10.048 unit

- Mitsubishi Motors 8.848 unit

- Suzuki 8.179 unit

- Mitsubishi Fuso 2.744 unit

- Isuzu 2.165 unit

- Wuling 1.778 unit

- Hino 1.665 unit

- Nissan 988 unit

Penjualan Wholesales April 2021:

- Toyota 26.258 unit

- Daihatsu 16.770 unit

- Honda 11.350 unit

- Mitsubishi Motors 10.102 unit

- Suzuki 28.669 unit

- Mitsubishi Fuso 2.986 unit

- Isuzu 2.359 unit

- Wuling 2.338 unit

- Hino 1.713 unit

- Mazda 439 unit

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Thanks Pak Jokowi, Meski IHSG Merah Saham Otomotif Terbang!


(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading