Penjualan Mobil Bangkit, Saham Otomotif Malah 'Tidur'

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
14 January 2022 10:05
GIIAS

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten otomotif cenderung stagnan di awal perdagangan hari ini, Jumat (14/1/2022), di tengah sentimen positif soal bangkitnya penjualan mobil di Tanah Air pada tahun 2021.

Berikut pergerakan saham otomotif, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.38 WIB.

  1. Indomobil Sukses Internasional (IMAS), saham +1,25%, ke Rp 810/saham


  2. Astra International (ASII), 0,00%, ke Rp 5.775/saham

  3. Selamat Sempurna (SMSM), 0,00%, ke Rp 1.405/saham

  4. Astra Otoparts (AUTO), 0,00%, ke Rp 1.115/saham

  5. Indomobil Multi Jasa (IMJS), -0,51%, ke Rp 392/saham

Menurut data di atas, saham emiten Grup Salim IMAS menjadi satu-satunya yang naik, yakni sebesar 1,25% ke Rp 810/saham. Saham emiten distributor mobil brand Audi, Nissan, hingga Suzuki ini, melanjutkan kenaikan pada Kamis kemarin sebesar 1,27%.

Kendati naik dalam dua hari, saham IMAS masih ambles 6,90% dalam sepekan.

Sementara, saham ASII masih belum bergerak alias stagnan di harga penutupan kemarin, Rp 5.775/saham. Kendati saham mendatar, nilai transaksi saham emiten produsen mobil Toyota, Daihatsu, hingga Isuzu ini mencapai Rp 18 miliar.

Setali tiga uang, anak usaha ASII, AUTO, juga masih stagnan di Rp 1.115/saham.

Adapun, anak usaha IMAS, IMJS, malah turun 0,51% ke Rp 392/saham, setelah kemarin ditutup stagnan.

Penjualan mobil Indonesia bangkit pada tahun 2021. Sebelumnya penjualan mobil lesu akibat pandemi Covid-19 yang menekan perekonomian pada tahun 2020.

Ini adalah sebagai dampak relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil. Fasilitas itu dimanfaatkan konsumen membeli mobil baru yang terdiskon hingga puluhan juta.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler tumbuh 66% year-on-year (yoy) menjadi 887.202 unit.

Kembali tumbuhnya penjualan mobil pada gilirannya akan turut membantu kinerja emiten-emiten otomotif di BEI.

Mobil sejuta umat Toyota Avanza dinobatkan mobil paling laris di Indonesia pada 2021. Sempat terpental dari 10 besar mobil paling laku pada bulan Oktober, Avanza menutup buku dengan penjualan 66.109 unit sepanjang tahun 2021.

Penjualan Avanza pada tahun 2021 tumbuh 85% year-on-year dibandingkan tahun 2020. Mengeluarkan model baru jadi senjata ampuh merebut hati pencinta mobil Indonesia.

Di posisi kedua ada Xpander yang penjualannya mencapai 54.624 unit sepanjang 2021. Mobil keluaran Mitsubishi Motor tersebut berhasil tumbuh 107% yoy dibandingkan dengan tahun 2020.

Sementara itu Carry berhasil menempati urutan ketiga mobil terlaris 2021. Mobil pick up tersebut menjual 52.854 unit sepanjang tahun. Jumlah ini tumbuh 39% dibandingkan tahun 2020.

Di peringkat empat dan lima diduduki oleh Rush dan Innova. Pencapaian keduanya tahun 2021 yaitu 52.553 dan 49.745 unit terjual. Penjualan mobil keluaran Toyota tersebut berhasil melesat 79% dan 80% pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading