Waduh! Laba Emiten Gas Grup Sandiaga Uno Drop di 2020

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
09 April 2021 17:00
Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno/ Twitter @sandiuno

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan gas industri, PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII), baru saja merilis laporan keuangan konsolidasi untuk tahun 2020. Perusahaan yang 2 bulan lalu sahamnya sempat dilepas bertahap oleh perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) ini mencatatkan penurunan laba bersih 4,52% menjadi Rp 96,41 miliar dari sebelumnya Rp 100,97 miliar.

Mengacu laporan keuangan publikasi, Jumat (9/4/2021), tercatat penurunan laba bersih itu selaras dengan turunnya pendapatan AGII sebesar 0,7% menjadi Rp 2,18 triliun dari sebelumnya Rp 2,20 triliun.

Penurunan penjualan tidak dibarengi dengan beban pokok penjualan yang malah naik 4,06% dari yang semula Rp 1,20 triliun naik menjadi 1,24 triliun.


Dari sisi aset perusahaan gas industri ini mengalami sedikit apresiasi, naik menjadi Rp 7,12 triliun dari awalnya Rp 7,02 triliun. Jumlah aset tidak lancar naik menjadi Rp 5,49 triliun dari posisi awal Rp 5,32 triliun. Sedangkan jumlah aset lancar turun dari Rp 1,69 triliun menjadi Rp 1,62 triliun.

Pos liabilitas juga ikut mengalami kenaikan 0,48%, dari semula Rp 3,72 triliun menjadi Rp 3,74 triliun pada 2020. Liabilitas jangka pendek tercatat turun menjadi Rp 1,61 triliun dari sebelumnya sejumlah Rp 1,93 triliun. Sedangkan liabilitas jangka panjang naik dari Rp 1,78 triliun tahun 2019 menjadi Rp 2,12 triliun di tahun 2020.

Ekuitas AGII naik 2,5% menjadi 3,38% dari posisi sebelumnya di angka Rp 3,29 triliun.

Sebelumnya, Saratoga, salah satu perusahaan investasi yang terdiversifikasi dengan portofolio saham di perusahaan publik maupun non-publik yang bergerak di sektor sumber daya alam seperti pertanian, pertambangan, sektor konsumen hingga infrastruktur melepas 17 juta saham AGII.

Saratoga adalah perusahaan investasi yang didirikan oleh dua pengusaha, Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Salahuddin Uno yang kini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Penjualan saham AGII dilakukan dalam dua kali yakni 20 Januari 2021 sebanyak 14.067.400 saham dan 21 Januari 2021 sebanyak 2.933.000 saham. Saham tersebut dilego di harga Rp 1.950/saham sehingga Saratoga mengantongi dana Rp 33,15 miliar.

"Tujuan transaksi divestasi langsung," tulis manajemen SRTG, diwakili Divisi Hukum dan Sekretariat Perusahaan Juan Akbar Indraseno, dalam keterbukaan informasi di BEI.

Dengan penjualan ini saham perusahaan tersisa menjadi 240366.140 atau 7,84% di AGII dari sebelumnya 257.366.540 saham (8.39%).

Selain AGII, Saratoga punya saham PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG), PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), dan PT Provident Agro Tbk (PALM).

Pada penutupan pasar modal hari ini (9/4), saham AGII naik 2,78% ke level Rp 1.110/saham. Dalam sepekan terakhir saham AGII naik 3,74% dan sebulan minus 10,12%. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 3,40 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading