Efek ANTM Cs, IHSG Bangkit Usai 4 Hari Drop! Trims Pak Erick

Market - Putra, CNBC Indonesia
26 March 2021 15:38
Menteri BUMN, Erick Thohir  (Dok.BUMN)

Jakarta, CNBC Indonesia Sempat dibuka galau pada perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melaju kencang hingga penutupan perdagangan Jumat (26/3/21). IHSG sukses melesat 1,19% ke level 6.195,56 dan menghentikan pelemahan 4 hari beruntun pekan ini.

Nilai transaksi hari ini sebesar sebesar Rp 11 triliun dan terpantau investor asing membeli bersih Rp 93 miliar di pasar reguler. Sebanyak 348 saham melesat, 143 terkoreksi, sisanya 137 stagnan.

Asing melakukan pembelian di saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 73 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 173 miliar.


Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang dilego Rp 160 miliar dan PT Chareon Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang dijual Rp 30 miliar.

Apresiasi di IHSG seiring dengan bursa benua kuning yang terbang, Nikkei melesat 1,56%, Hang Seng terbang 1,57%, Shang Hai melesat 1,63%, sedangkan STI loncat 0,59%.

Data perdagangan mencatat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi salah satu motor penggerak IHSG setelah melesat 11,47% dan menarik IHSG hingga 5,3 indeks poin.

Bahkan saham ANTM berhasil menjadi saham yang paling aktif ditransaksikan pada siang hari ini dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,5 triliun yang artinya 13,6% transaksi di bursa hari ini terjadi di saham ANTM.

Angka ini bahkan jauh melebihi transaksi saham di posisi kedua yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang hanya ditransaksikan Rp 860 miliar.

Kenaikan saham-saham nikel terjadi setelah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan segera mengumumkan pendirian Indonesia Battery Holding (IBH) yang bernama lengkap Indonesia Battery Corporation (IBC) yang dibentuk untuk mengelola industri baterai terintegrasi dari hulu sampai ke hilir di Tanah Air.

Dalam undangan yang didapat media nasional termasuk CNBC Indonesia, kementerian yang dipimpin Erick Thohir ini akan menggelar konferensi pers Pendirian Indonesia Battery Corporation (IBC) pada Jumat (26/3/2021) pukul 15.30 sore nanti.

Narasumber yang hadir di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN (Pahala Mansury dan Kartiko Wirjoatmodjo), Dirut IBC, dan lainnya.

"Kementerian BUMN bersama MIND ID, PT Pertamina, PT PLN, dan PT AntamTbk (ANTM) akan menggelar acara Konferensi Pers Pendirian Indonesia Battery Corporation secara virtual. Berkaitan dengan hal tersebut, kami mengundang Rekan-Rekan Media untuk menghadiri Konferensi Pers virtual yang akan diadakan pada Jum'at, 26 Maret 2021, pukul 15.30 WIB s/d selesai," tulis undangan tersebut.

Ada pula sentimen global yakni laju pemulihan ekonomi dunia ternyata tidak seragam. AS mungkin bisa mencapai pertumbuhan ekonomi ekonomi yang tinggi tahun ini, tetapi sepertinya tidak dengan Eropa. Lonjakan kasus positif corona danlockdownakan membebani perekonomian Eropa.

IHS Markit memang melaporkan aktivitas bisnis yang dicerminkan dariPurchasing Managers' Index(PMI) di Uni Eropa membaik. Pembacaan awal PMI Zona Euro untuk periode Maret 2021 adalah 52,5, naik dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 48,8. Angka 52,5 adalah yang tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Namun, perbaikan ini kemungkinan besar tidak berkelanjutan. Lockdownyang berlaku hingga bulan depan tentu akan membuat dunia usaha sulit melakukan ekspansi karena gangguan di sisi pasokan dan permintaan. Akibatnya, kepercayaan diri pebisnis bakal menciut.

"Prospek ke depan kemungkinan besar memburuk, karena tingginya kasus Covid-19 dan pemberlakuan lockdown. Dunia usaha akan dihadapkan kepada dua kondisi. Di satu sisi permintaan eksternal akan naik karena pemulihan ekonomi di kawasan lain, tetapi di di sisi lain permintaan dalam negeri akan terbatas karena ada pembatasan aktivitas," jelas Chris Williamson, Chief Business Economist di IHS Markit, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading