IHSG Koreksi Parah, tapi Ritel Nafsu Serbu Bank Mini

Market - Putra, CNBC Indonesia
26 February 2021 15:54
Layar pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (24/11/2020). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkapar pada perdagangan Jumat (25/2/21). Indeks acuan bursa nasional tersebut ditutup terkoreksi 0,76% ke 6.241,79 di tengah amblesnya bursa Paman Sam. IHSG kembali menguji level 6.300.

Nilai transaksi hari ini sebesar sebesar Rp 21,6 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp 31 miliar di pasar reguler. Terpantau 139 saham naik, 345 saham terkoreksi, sisanya 159 stagnan.

Asing melakukan pembelian di saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 289 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 398 miliar.


Sedangkan jual bersih dilakukan asing di saham PT Aces Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang dilego Rp 217 miliar dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang dijual Rp 436 miliar.

Dari Negeri Paman Sam, Ketiga indeks saham Wall Street anjlok lebih 1,5%. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) terpangkas 1,8%. Indeks S&P 500 ambles 2,5% dan Indeks Nasdaq Composite memimpin pelemahan dengan koreksi 3,5%.

Dari dalam negeri, meski IHSG terkoreksi parah terpantau para investor memburu saham-saham bank mini alias bank BUKU II (bank dengan modal inti Rp 3 triliun - Rp 5 triliun).

Sentimen penggeraknya masih seputar spekulasi para pelaku pasar terhadap konsolidasi perbankan sebagai konsekuensi dari aturan regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan.

Berdasarkan Peraturan OJKNomor 12/POJK.03/2020, bank diharuskan memiliki modal inti minimum bank umum sebesar Rp 1 triliun tahun ini, Rp 2 triliun pada 2021 danminimal Rp 3 triliun tahun 2022. Sehingga bank-bank dengan modal cekak harus mencari investor strategis untuk menyuntikkan modal.

Tercatat 5 perbankan mini berhasil melesat kencang, dipimpin oleh PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) yang melesat di level tertinggi alias ARA 24,81%, PT Bank Nobu Tbk (NOBU) yang juga melonjak 22,22%.

Selanjutnya ada PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) yang melesat 16,98% dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) yang terapresiasi 13,09%. Terakhir ada PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) yang keduanya melesat 12,57%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading