Waduh...Tesla Pilih India, Saham ANTM-INCO dkk Ambruk!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
17 February 2021 17:05
FILE PHOTO: A Tesla Model X vehicle is charged by a supercharger outside a Tesla electric car dealership in Sydney, Australia, May 31, 2017.  REUTERS/Jason Reed/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten sektor tambang emas dan nikel ditutup beragam seiring melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,03% ke posisi Rp 6.227,73 pada perdagangan Rabu (17/2/2021). Padahal indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sempat melesat di atas 6.300 hari ini.

Dari tujuh emiten emas dan nikel yang diamati, hanya saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menghijau, lima sisanya ditutup di zona merah. Harum memang bergerak di bisnis batu bara, tapi sudah masuk ke bisnis nikel dengan mengakuisisi perusahaan tambang nikel di awal tahun ini.

Berikut gerak saham emiten emas-nikel, Rabu (17/2):


  1. PT Harum Energy Tbk (HRUM), saham +6,30% Rp 7.175, transaksi Rp 124 M
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) +0,39% Rp 2.560, transaksi 206 M
  3. PT Timah Tbk (TINS), -5,15% Rp 2.210, transaksi Rp 516 M
  4. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), -4,18% Rp 2750, transaksi Rp 1 T
  5. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), -3,70% Rp 208, transaksi Rp 3 M
  6. PT Vale Indonesia Tbk (INCO), -2,41% Rp 6.075, transaksi Rp 167 M
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), -1,19% Rp 83, transaksi 7 M

Saham HRUM berhasil ditutup di zona hijau meski diwarnai aksi jual bersih asing Rp 17,19 miliar. Penguatan harga saham seiring dengan ekspansi HRUM. Perusahaan milik taipan Kiki Barki ini memperkuat ekspansi ke tambang nikel dengan membeli 51% saham PT Position milik Aquila Nickel Pte Ltd atau setara dengan 24.287 saham perusahaan. Aquila tercatat berbasis di Singapura.

Harga jual beli yang dilakukan oleh anak usahanya PT Tanito Harum Nickel itu diteken sebesar US$ 80.325.000 atau setara dengan Rp 1,12 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Direktur Utama Harum Energy Ray A Gunara mengatakan, PT Position adalah perusahaan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum di Indonesia dan memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk komoditas nikel.

"Tujuan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan adalah mengembangkan dan memperluas kegiatan usaha d bidang pertambangan," kata Ray, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/2/2021).

Pada Juni 2020, HRUM juga sudah melakukan transaksi pembelian saham perusahaan tambang nikel asal Australia, Nickel Mines Limited, sebesar AUD 34,26 juta atau setara Rp 369 miliar dengan kurs Rp 10.781 per AUD.

NEXT: Saham Antam dkk

Apakah Koreksi Saham ANTM dkk Efek Tesla?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading