Kredit Bank Lagi Ketat, PTPP Suntik Pinjaman ke PPRO Rp 1,6 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
25 January 2021 09:43
foto : www.pt-pp.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi PT PP Properti Tbk (PPRO) mendapat fasilitas pinjaman dari perusahaan induk, PT PP Tbk (PTPP) senilai Rp 1,60 triliun.

Dana tersebut nantinya akan dipakai untuk memenuhi kewajiban PPRO yang sudah jatuh tempo.

Tingkat bunga yang ditawarkan sebesar 9,5% atau sebesar 0,791% per bulan dan bersifat non revolving dengan jangka waktu 36 bulan.


Transaksi ini sudah disepakati berdasarkan Perjanjian Pinjam Meminjam No.5100/EXT/PP/DFMR/2020, No.48/PERJ/PP-PROP/DIR/2020 tanggal 16 September 2020 jis, Addendum I Perjanjian Pinjam Meminjam No.6852/EXT/PP/DSH/2020, No.58/PERJ/PP-PROP/DIR/2020 tanggal 29 Desember 2020 dan Surat PTPP No.004/EXT/PP/DSH/2021 tanggal 20 Januari 2021.

Nilai transaksi ini adalah 35,25% dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020 yang sudah diaudit. Sehingga, transaksi yang dilakukan PPRO merupakan transaksi material.

Adapun pertimbangan dilakukannya transaksi ini sehubungan dengan pandemi Covid 19 yang berdampak pada kebijakan pengetatan oleh perbankan dalam memberikan pendanaan.

"Maka diperlukan pinjaman dari PTPP selaku pemegang saham untuk memenuhi sebagian dari kewajiban keuangan jatuh tempo seperti SKBDN, utang bank, utang bunga dan MTN," tulis manajemen PPRO, di laman keterbukaan informasi BEI, Senin (25/1/2021).

Selain itu, kegiatan transaksi ini dilakukan untuk mendukung sinergi bisnis PTPP Grup. PTPP merupakan pemegang saham pengendali atas Perseroan dengan kepemilikan saham sebesar 64,96%. YKK Pembangunan Perumahan 0,07% dan sisanya pemegang saham publik sebesar 34,97%.

Pada perdagangan Senin pagi ini, harga saham PPRO terpantau turun 6,59% ke level Rp 85 per saham. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar PPRO di bursa mencapai Rp 5,24 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading