Leasing Milik Sinarmas Rilis Obligasi Rp 732 M, untuk Apa?

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
22 January 2021 16:46
Sinarmas Multifinance

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan multifinance Grup Sinarmas, PT Sinar Mas Multifinance berencana menerbitkan obligasi dengan nilai pokok sebesar Rp 732,5 miliar.

Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Multifinance Tahap II Tahun 2021 ini akan diterbitkan dalam tiga seri. Seri A, pokok yang ditawarkan Rp 348 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun dengan tenor 370 hari kalender yang terhitung sejak tanggal emisi.

Seri B, jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp 333,50 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,50% per tahun bertenor 3 tahun. Sedangkan, seri C, jumlah yang ditawarkan sebesar Rp 51 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 11,50% per tahun dengan tenor selama 5 tahun.


"Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak tanggal emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi," ungkap Sinar Mas Multifinance, dalam prospektus yang diterbitkan, Jumat (22/1/2021).

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 11 Mei 2021, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing adalah pada 21 Februari 2022 untuk obligasi Seri A, 11 Februari 2024 untuk Seri B dan pada 11 Februari 2026 untuk Seri C.

Surat utang ini sudah mendapat peringkat irA+ atau Single A Plus dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI). Adapun, dana yang diperoleh dari hasil PUB ini seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja pembiayaan sebagaimana yang ditentukan oleh izin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Adapun PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) akan bertindak sebagai wali amanat.

Perseroan sudah mendapat tanggal efektif dari OJK pada 13 Juli 2020. Penawaran obligasi akan dijadwalkan pada 3-5 Februari 2021. Penjatahan pada 9 Februari 2021. Sedangkan, pengembalian uang pesanan serta distribusi secara elektronik pada 11 Februari 2021. Adapun, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 15 Februari 2021.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading