Disebut Erick, Sejumbo Apa Utang PTPN, BUMN Karya & KAI?

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
21 January 2021 14:06
Menteri BUMN Erick Thohir saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan restrukturisasi utang akan terus dilakukan oleh beberapa perusahaan BUMN karena nilai sudah tinggi. Tiga entitas BUMN tersebut yaitu, holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN), empat BUMN karya, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Erick bahkan mengungkapkan utang PTPN sudah menembus Rp 40 triliun lebih. Adapun BUMN karya yang dimaksud yakni PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT PP Tbk (PTPP).

Erick juga menyinggung kesuksesan restrukturisasi yang berhasil dilakukan oleh BUMN baja PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).


"Ketika kami mencoba restrukturisasi KRAS tentu sekarang challenge yang kita hadapi ini ada tiga, salah satunya PTPN yang mempunyai nilai utang cukup besar 40 triliun rupiah lebih, dan juga di BUMN Karya yang memang masih berjalan [restrukturisasi]," kata Erick di hadapan Komisi VI DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut Erick menegaskan, restrukturisasi ini menjadi penekanan yang mesti dilakukan saat ini dalam meningkatkan kinerja BUMN ke depan.

"Ada tiga kami highlight, kami lakukan restrukturisasi utang BUMN yang memang kita lihat juga di BUMN Karya yang sekarang ini [proyeknya] memang suka tidak suka pembangunannya butuh dana sangat besar, tapi karena masih Covid penurunannya [kinerja] sangat signifikan," kata Erick.

Utang Holding PTPN 2019 Mencapai Lebih Dari Rp 40 Triliun
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading