Yusuf Mansur Mau Ikuti Hary Tanoe, Beli Broker Wall Street?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
04 January 2021 16:13
Ustaz Yusuf Mansur/Dok Instagram @yusufmansurnew

Jakarta, CNBC IndonesiaUstaz Yusuf Mansur, pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren), tertarik dengan pemberitaan taipan Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, bos Grup MNC yang berekspansi ke bursa saham Wall Stret AS dengan membeli perusahaan sekuritas (broker saham) di sana.

Holding Grup MNC di bisnis keuangan yakni PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) memang resmi mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO), perusahaan broker saham di bursa New York Stock Exchange (NYSE) yang bisa disebut Wall Street.

Perusahaan efek yang berdiri sejak 1990 ini memfokuskan diri dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi AS.


"Dengan mengakuisisi saham AGCO, BCAP akan mendapatkan keuntungan dari kuatnya jaringan internasional AGCO serta akses ke 126 mitra lokal di seluruh dunia," kata Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman of MNC Group Indonesia, dalam keterangan resmi, Senin (4/1/2021).

Dalam unggahan di Instagram @yusufmansurnews, YM, panggilan akrabnya pun tergerak dengan langkah besar HT, salah satu orang terkaya di Indonesia itu.

"Nih, keren...!!! [sembari mengunggah berita soal Hary Tanoe].

"InsyaaAllah saya dan kita2 semua, nyusul prestasi beliau ini. dan keren loh. ngejagain makan hampir 30rb karyawan lsg. luar biasa. apalagi kemaren semasa pandemi 2020. top. sementara kita, puyeng mikirin dapur sendiri doangan."

"Semua ada awal ceritanya. ayo kita berproses.... dream, pray, action..."

"Periksa postingan sebelumnya. ada camp online ttg dream, pray, action. ikut yaaa..."

 

[Gambas:Instagram]


Sebelumnya, ustaz YM, memang berkomitmen akan membangun sebuah sistem, semacam perusahaan sekuritas atau kerja sama dengan perusahaan sekuritas (efek) yang menjadi anggota bursa (AB) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Soal beli saham gmn? Doain dah. Saya coba bangun sistemnya," kata YM, dikutip CNBC Indonesia.

"3-6 bulan ke depan udah bisa jadi semacam sekuritas. Atau kerjasama dg sekuritas. Atau beli sekuritas. Mau? Rame2 yuk? Hehehe. Ga usah dah. Saya coba eksekusi sendiri, dg minta bantuan Allah. Niat baik. Ngumpulin jutaan investor ritel. Trs nguasain dunia persahaman, dengan menjadikan Konglomerasi Rakyat... Indonesia buat Indonesia," katanya.

CNBC Indonesia sudah bertanya soal rencana YM mengakuisisi perusahaan sekuritas di tengah penawaran lelang kursi AB di BEI lantaran beberapa sekuritas asing hengkang, sehingga beberapa kursi AB kosong.

Namun YM menegaskan bisa saja akuisisi dilakukan lewat membeli kursi AB.

AB adalah perusahaan sekuritas yang menjadi pemegang saham BEI. Sebelumnya kursi AB milik PT Merrill Lynch Sekuritas Indonesia (MLSI) juga dilelang pada 7 Desember lalu. Tapi belum ada peminat. Lelang ini juga sebelumnya telah dilaksanakan pada 1 September 2020, namun juga tidak terjadi transaksi lelang.

Selain MLSI, PT Deutsche Sekuritas Indonesia (asal Jerman) dan PT Nomura Sekuritas Indonesia (asal Jepang) juga menyatakan mundur dari kursi AB.

Hengkangya tiga broker asing dari Bursa Efek Indonesia ditengarai karena pelbagai faktor. Selain kebijakan dari perusahaan induk di negara asal, faktor persaingan ketat dengan broker lokal juga jadi musababnya.

BEI juga sudah melelang dua kursi AB yang sebelumnya dimiliki PT Sinergi Millenium Sekuritas dan PT Recapital Sekuritas Indonesia untuk menjadi pemegang saham Bursa.

Yusuf Mansur saat ini sudah memiliki perusahaan aset manajemen yang fokus pada produk investasi syariah lewat Paytren Aset Manajemen. Selain itu YM juga memiliki Paytren (PT Veritra Sentosa Internasional) sebagai induk dari Grup Paytren.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading