BRI Insurance Pasang Target Konservatif pada 2021

Market - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
11 December 2020 15:25
PT BRI Asuransi Indonesia perluas pasar digital dengan menggandeng PT Artha Bina Bhayangkara broker asuransi online melalui asuransiku.id. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT BRI Insurance (BRINS) memasang target konservatif pada tahun depan, meski permintaan akan produk asuransi diprediksi meningkat seiring dengan penetrasi pasar digital dan peningkatab awareness masyarakat akan kesehatan.

Presiden Direktur PT BRI Insurance M. Fankar Umran melihat adanya perbaikan pada pasar asuransi pada tahun depan, karena membaiknya ekonomi secara nasional dan titik cerah akan vaksin Covid-19. Tahun depan BRI Insurance mematok pertumbuhan bisnis di atas 3%.

"Kalau bicara target tahun ini saya sudah lewat karena adanya revisi saat pandemi. Tapi kalo bicara year on year itu kita square," katanya pada Acara Penandatanganan Kerjasama PT BRI Insurance dengan PT Artha Bina Bhayangkara, Jumat (11/12).


Menurutnya, yang tidak kalah lebih penting yang harus dilihat adalah pergeseran pemasaran dari konvensional ke online. Makanya perusahaannya perbanyak penetrasi terhadap penjualan secara ritel online.

Dia menjelaskan jika ekonomi membaik dan pelaku industri asuransi tidak bergerak cepat merubah strategi pemasarannya akan sulit untuk tumbuh. Walaupun kontribusi pendapatan dari penjualan ritel online masih lebih kecil dibanding kerja sama b2b.

Untuk tahun ini, Fankar menambahkan kinerja perusahaanya masih dalam target yang ditentukan, walaupun ada sedikit kontraksi.

"Pertumbuhan 2020 inline dengan pertumbuhan industri asuransi secara keseluruhan yang turun 7% khususnya Agustus, September. November ini hampir sama seperti tahun lalu, sedikit di atas industri," katanya.

Pada hari ini, BRI Insurance memperluas pemasaran digital dengan menggandeng asuransiku.id yang dikelola PT Artha Bina Bhayangkara. Diversifikasi ini guna menambah pasar yang lebih beragam khususnya anak muda.

Fankar Umran mengatakan pandemi telah memaksa kita untuk melakukan perubahan khususnya pergeseran perilaku masyarakat, di mana semua orang sekarang sudah go online.

"Kalau ekonomi membaik, menggunakan pola lama kita tidak bisa dapat apa apa. kita bisa mendapatkan lebih banyak kalau kita mampu menjangkau lebih banyak," katanya.

Dia menambahkan orang sudah banyak yang tahu akan resiko, sehingga dia menekan perusahaannya untuk melakukan penetrasi yang lebih jauh untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

PT BRI Asuransi Indonesia perluas pasar digital dengan menggandeng PT Artha Bina Bhayangkara broker asuransi online melalui asuransiku.id. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)Foto: PT BRI Asuransi Indonesia perluas pasar digital dengan menggandeng PT Artha Bina Bhayangkara broker asuransi online melalui asuransiku.id. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
PT BRI Asuransi Indonesia perluas pasar digital dengan menggandeng PT Artha Bina Bhayangkara broker asuransi online melalui asuransiku.id. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading