Skandal Jiwasraya

Bentjok Cs Divonis Bui Seumur Hidup, Ini Respons Sri Mulyani

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
12 November 2020 16:43
Menteri Keuangan Sri Mulyani di acara Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Properti 2019. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait dengan jatuhnya vonis kepada enam terdakwa kasus korupsi dan pengelolaan investasi di BUMN PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan potensi kerugian negara yang dihitung BPK mencapai Rp 16,81 triliun.

"Kita di dalam proses bersama-sama dengan Kementerian BUMN, bagaimana kita bisa menyeimbangkan, di satu sisi bisa melakukan enforcement kepada mereka yang melakukan terbukti tindakan kriminal, maupun dari sisi penyelamatan bagi mereka yang memang seharusnya diselamatkan dengan dukungan dokumen dan peraturan yang ada," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPR, Kamis (12/11/2020).

Dia mengatakan, saat ini dari aspek hukum ada 6 terdakwa yang divonis maksimal yaitu penjara seumur hidup dan dendanya disebutkan akan mencapai Rp 16 triliun.


"Kita tentu akan berharap bisa di-quantifisied [diukur] dalam bentuk yang real. Supaya kita bisa mengurangi beban dari pemerintah," tegasnya.

Menurut dia, penanganan dari aspek korporasi, Kemenkeu meminta Kementerian BUMN untuk terus melakukan inventarisasi dari kewajiban pemegang polisnya dan kemudian melakukan restrukturisasi untuk mereka yang selama ini investasi di Jiwasraya dalam jumlah return atau imbal hasil yang sangat tinggi.

"Kami juga akan terus melakukan koordinasi mengenai timing-nya dengan BUMN. sehingga kita bisa menjaga kredibilitas dan menjaga kepercayaan. Meskipun kita tahu ini masalah yang sangat berat mengenai tindakan-tindakan komplikasi yang harus kita urai saat ini," jelasnya.

Pada akhir Oktober lalu, Majelis Hakim sidang Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sudah menjatuhkan vonis kepada enam terdakwa kasus Jiwasraya.

Mereka adalah Hary Prasetyo, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018; Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018; Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya; Joko Hartono Tirto, Direktur PT Maxima Integra; Benny Tjokrosaputro (Bentjok), Direktur Utama Hanson International Tbk (MYRX); dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat.

NEXT: Vonis 6 Terdakwa, Lengkapnya>>

Dari Hendrisman hingga Bentjok
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading