Kasus Maybank

Hotman Sebut Aliran Rp 4 M ke Ayah Winda & Prudential Rp 6 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
09 November 2020 16:23
Konfrensi Pers PT Bank Maybank Indonesia Tbk terkait pemberitaan pengaduan nasabah (CNBC Indonesia/ Syahrizal Sidik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kuasa hukum Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), Hotman Paris menyebutkan adanya aliran dana ke rekening pribadi ayah Winda Lunardi, Herman Gunardi senilai Rp 4 miliar. Hal ini diketahui berdasarkan penelusuran tim kuasa hukum Maybank Indonesia.

Oleh sebab itu, Hotman menilai, penggantian uang dana tabungan Winda Earl yang raib senilai Rp 22 miliar harus diusut lebih jauh lagi. Sebab, menurut Hotman, ini adalah dana pihak ketiga (DPK) yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Dana di Maybank adalah DPK harus kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat. Saya tidak mengatakan agar pemilik rekening sebagai tersangka. Ada 6 orang yang menerima uang ini, selain Herman dan Winda agar mempertanggungjawabkan," ucapnya.


Ia pun juga mempertanyakan adanya aliran dana dari tersangka A, Kepala Cabang Maybank Cipulir terkait pembelian produk asuransi senilai Rp 6 miliar, namun ada uang yang ditransfer kepada Herman Gunardi senilai Rp 4 miliar.

"Bagaimana bisa keluar uang Rp 6 miliar dari si A pimpinan cabang, tapi kembali Rp 4 M ke rekening ayahnya Winda, itu pertanyaan lagi. Kalau uang muter gitu ada apa?" imbuh Hotman Paris.

Head of Financial Crime Compliance and National Anti-Fraud Maybank Indonesia, Nehemia Andiko pun langsung menjawab pertanyaan Hotman.

"Ada aliran dana dari rekening Winda ke Prudential (nilainya) Rp 6 miliar (penggunaannya) untuk pembelian polis (atas nama) Winda," tuturnya.

Tidak hanya itu, menurut penelurusan tim kuasa hukum, diduga ada 6 pihak lain yang menerima aliran dana ini selain Herman Gunardi dan Winda. Saat awak media menanyakan apakah ada indikasi kasus pencucian uang, Hotman justru meminta agar Bareskrim melakukan penyelidikan lebih mendalam dan memeriksa sebanyak 8 orang yang menerima aliran dana.

"Ada indikasi bank dalam bank, itulah harusnya semua orang yang terima uang ini, 8 orang ini diperiksa, saat ini belum," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading