Duh...Asing Bawa Kabur Rp 47 T dari Bursa Saham RI

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
02 November 2020 14:46
Masih Dihantui Virus Corona, IHSG Merah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dana investor asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sepanjang tahun berjalan (year to date) mencapai Rp 47,3 triliun hingga akhir Oktober. Padahal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai mengalami perbaikan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan ada perbaikan di industri keuangan meskipun pandemi Covid-19 belum selesai.

Perbaikan beberapa indikator global dan domestik memberikan positif yang membuat kinerja pasar keuangan masih terjaga. Ini tampak dari kinerja IHSG pada Oktober secara month to date naik 5,3%, setelah pada September pada periode yang sama drop 7%.


"Sejalan dengan terjadinya perbaikan di emerging market lainnya. Non resident outflow year to date Rp 47,3 triliun masih keluar," kata Wimboh, dalam konferensi pers virtual perkembangan pasar modal di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Sentimen pemulihan ekonomi global masih belum merata. Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi lebih baik karena ekonomi AS dan China yang membaik, serta kebijakan fiskal dan moneter global yang mendukung pertumbuhan.

Namun risiko koreksi terbuka karena kasus covid-19 di AS dan beberapa negara Eropa yang terus meningkat. Selain itu, di AS terjadi peningkatan tensi politik karena pemilihan presiden.

Meski banyak dana asing yang keluar, Wimboh mengatakan, ada kenaikan peran domestik khususnya investor ritel dan ini sejalan dengan upaya meningkat basis investor lokal sebagai penopang kinerja IHSG.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading