Welcome November! Cek Dulu Deretan Saham Pilihan Hari Ini

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
02 November 2020 08:31
Laju bursa saham domestik langsung tertekan dalam pada perdagangan hari ini, Kamis (10/9/2020) usai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan akan memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin pekan depan.

Sontak, investor di pasar saham bereaksi negatif. Indeks Harga Saham Gabungan anjlok lebih dari 4% ke level 4.920,61 poin. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp 430,47 miliar sampai dengan pukul 10.18 WIB.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik berakhir di teritori negatif di hari terakhir sebelum liburan panjang pada perdagangan Selasa, pekan lalu (27/10/2020).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,30% ke level 5.128,22 poin. Data perdagangan mencatat, transaksi harian mencapai Rp 8,54 triliun dengan frekuensi 735.372 kali. Adapun, pelaku pasar asing melakukan aksi beli bersih senilai Rp 108,24 miliar.

Beberapa saham yang paling banyak ditransaksikan pekan kemarin ialah BBRI (Bank BRI), BBCA (Bank Central Asia), TLKM (Telkom), ANTM (Antam) dan ASII (Astra International).


Sebelum memulai perdagangan di awal pekan di November ini, Senin (2/11/2020), simak rekomendasi saham pilihan dari sejumlah broker yang dirangkum CNBC Indonesia:

MNC Sekuritas - Waspadai Profit Taking

Di awal pekan ini IHSG diperkirakan akan diterjang aksi profit taking usai liburan panjang pekan kemarin. Hal ini senada dengan penurunan indeks Dow Jones di bursa Wall Street AS, yang terkoreksi 4.28% akibat ketidakpastian mengenai paket stimulus, meningkatnya jumlah korban terkena Covid-19 serta ketidakpastian mengenai siapa pemenang Pilpres AS nantinya.

Saham pilihan:

BBRI

AALI

GGRM

AKRA

MAPI

BNI Sekuritas - Momentum Bullish IHSG

IHSG menunjukkan momentum bullish, didukung Stochastic bullish, candle Bearish Harami Cross, MACD bullish, fase akumulasi dan trend bullish. Selama di atas 5.057, tren volume meningkat, penutupan di atas 5.114 (5 Day Moving Average). Jika indeks ditutup di bawah 5.057 target 4.962/4.880. Jika kembali ditutup di atas 5.057 berpeluang menuju 5.181/5.232 untuk menutup gap.

Saham pilihan:

BBNI

KLBF

BSDE

ASII

Reliance Sekuritas - Dibayangi Tekanan Jual

Secara teknikal, IHSG kembali menguji resistance (batas atas) MA200 yang terlihat pulled back pada perdagangan terakhir, namun masih tertahan pada Moving Average 50 hari yang saat ini menjadi level tahanan bawah alias support. Berdasarkan Indikator stochastic, IHSG terkonsolidasi positif dengan kembali mendekati area overbought (jenuh beli).

Sementara itu, indikator MACD masih terlihat divergence negatif dengan potensi tekanan aksi jual yang akan terasa pada perdagangan selanjutnya. Pada hari ini, IHSG berpotensi menguat terbatas di kisaran 5.110 - 5.177.

Saham pilihan:

PTBA

ICBP

HMSP

AKRA

Mega Capital Sekuritas - Berpotensi Menguat Terbatas

Pada perdagangan di awal pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak menguat terbatas pada rentang 5.065 - 5.175. Sentimen dari dalam negeri bersumber dari Bank Indonesia yang mengumumkan data M2 Money Supply di bulan September tumbuh +12.3% YoY.

Sedangkan, pasar saham AS mengalami koreksi dipicu turunnya harga saham emiten teknologi serta kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19.

Berdasarkan data WHO, kasus baru paparan Covid-19 di AS mencapai rekor tertinggi pada 29 Oktober lalu dimana 90,728 orang terpapar; secara total kasus Covid-19 sudah mencapai 9.08 juta kasus dengan tingkat kematian 2.5%. Inilah yang menyebabkan indeks DJIA (Dow Jones) turun lebih dari 4%.

Saham pilihan:

AALI

ICBP

WIKA

WSBP


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading