Kapitalisasi Pasar Rp 100 T

BCA di Puncak! Market Cap Bank BRI & Astra Kompak Melesat

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
19 October 2020 13:17
Gedung Bank BRI

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu masih mencatatkan tren penguatan. Namun, penguatan indeks acuan ini tidak seperti pekan sebelumnya .

Pekan lalu IHSG menguat 0,98% ke level 5.103,41. Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 494,33 miliar.

Nilai kapitalisasi 10 saham berkapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengalami peningkatan.


Mengacu data BEI, hingga akhir pekan lalu total kapitalisasi pasar saham-saham big cap mencapai Rp 2.663 triliun,menguat dari posisi sebelumnya Rp 2.659 triliun.

Rangking Market Cap Emiten Big Cap (RP T)

No.Emiten16 Okt 2020No.Emiten9 Okt 2020No.Emiten2 Okt 2020
1.Bank Central Asia/BBCA7031.Bank Central Asia/BBCA7051.Bank Central Asia/BBCA672
2.Bank Rakyat Indonesia/BBRI3972.Bank Rakyat Indonesia/BBRI3852.Bank Rakyat Indonesia/BBRI379
3.Unilever/UNVR3053.Unilever/UNVR3073.Unilever/UNVR305
4.Telkom/TLKM2724.Telkom/TLKM2704.Telkom/TLKM265
5.Bank Mandiri/BMRI2585.Bank Mandiri/BMRI2565.Bank Mandiri/BMRI240
6.Astra/ASII2006.Astra/ASII1926.Astra/ASII186
7.Sampoerna/HMSP1777.Sampoerna/HMSP1807.Sampoerna/HMSP163
8.Chandra Asri/TPIA1378.Chandra Asri/TPIA1398.Chandra Asri/TPIA135
9.Indofood CBP/ICBP1149.Indofood CBP/ICBP1179.Indofood CBP/ICBP117
10.Sinarmas/SMMA10010.Sinarmas/SMMA10810.Sinarmas/SMMA107

Sumber: BEI, berdasarkan data harga saham, Jumat (16/10/2020)

Berdasarkan data di atas, mayoritas emiten mengalami pelemahan kapitalisasi pasar, namun cenderung tipis.

Pada pekan lalu, posisi pertama masih diduduki oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dengan nilai market cap-nya sebesar Rp 703 triliun, turun Rp 2 triliun dari pekan sebelumnya.

Secara nominal, kenaikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat yang tertinggi, dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 397 triliun. Nilai market cap-nya naik Rp 12 triliun dalam sepekan.

Disusul kenaikan market cap PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang naik sebesar Rp 8 triliun menjadi Rp 200 triliun.

Sementara itu, saham yang market cap-nya yang mengalami penurunan terbesar ada di PT Sinar Mas Multiartha (SMMA) yang turun sebesar Rp 8 triliun, disusul oleh PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Indofood CBP Tbk (ICBP) yang sama-sama turun Rp 3 triliun.

Kapitalisasi pasar atau market cap adalah nilai pasar dari sebuah emiten, perkalian antara harga saham dengan jumlah saham beredar di pasar, semakin besar nilai market cap emiten maka pengaruh pergerakannya juga besar terhadap pergerakan IHSG.

Penyebab IHSG melemah tipis pada perdagangan akhir pekan lalu karena aksi profit taking investor yang sulit terbendung. Hal ini disebabkan IHSG sudah menguat hingga 8 hari berturut-turut.

Selain itu, sentimen dari proyeksi ekonomi global yang dirilis oleh Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) juga memperberat IHSG, walaupun tidak terlalu signifikan.

IMF telah merilis proyeksi ekonomi global terbaru pada pekan lalu. Dalam laporan berjudul "A Long and Difficult Ascent" tersebut, IMF merevisi 'ramalan' pertumbuhan ekonomi global dan sejumlah negara.

IMF kini memperkirakan ekonomi dunia pada 2020 mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) 4,4%. Membaik dibandingkan proyeksi yang dirilis pada April lalu yaitu sebesar minus 4,9%.

Namun sayang, IMF malah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada Juni lalu, IMF memperkirakan ekonomi Indonesia terkontraksi 0,3% pada tahun ini. Dalam laporan Oktober, proyeksinya memburuk menjadi kontraksi 1,5%.

"Hampir seluruh negara berkembang diperkirakan mencatat kontraksi ekonomi tahun ini. Sementara negara seperti India dan Indonesia tengah berjuang untuk membuat pandemi lebih terkendali," tulis laporan IMF.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading