Kemarin Tak Laris, Lelang SBSN Tambahan Hari Ini Rp 5,6 T

Market - chd, CNBC Indonesia
30 September 2020 15:56
Emisi obligasi syariah (sukuk)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali melakukan lelang tambahan (greenshoe) Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Rabu ini (30/9/2020) setelah sebelumnya juga digelar pada Selasa kemarin.

Kegiatan lelang tambahan ini dilakukan karena pada lelang SBSN kemarin, nilai yang dimenangkan pemerintah tidak tercapai dengan target indikatifnya.

Hasil lelang SBSN utama pada Selasa kemarin, pemerintah hanya memenangkan sebesar Rp 6,4 triliun atau lebih rendah Rp 3,6 triliun dari target indikatif yang ditentukan sebesar Rp 10 triliun.


Alhasil, pemerintah melalui DJPPR melakukan kembali lelang SBSN sebagai tambahan dari lelang utama kemarin.

Adapun seri-seri yang di lelang pada pelelangan tambahan ini adalah SBSN seri PBS027, PBS026, PBS025, dan PBS028.

Lelang SBSN 29 September 2020Foto: Lelang SBSN 29 September 2020
Lelang SBSN 29 September 2020

Total yang dimenangkan pemerintah dalam lelang SBSN tambahan ini sebesar Rp 5,6 triliun, dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp 6,28 triliun.

Penawaran yang terbesar dibukukan pada seri PBS028, senilai Rp 3,615 triliun, dengan bid to cover ratio sebesar 1 kali. Pemerintah akhirnya memenangkan senilai Rp 3,615 triliun.

Sebaliknya penawaran yang terkecil terjadi pada seri PBS027 senilai Rp 100 miliar dengan bid to cover ratio 1 kali. Nilai yang dimenangkan sebesar Rp 100 miliar.

Lelang tambahan SBSN 30 September 2020Foto: Lelang tambahan SBSN 30 September 2020
Lelang tambahan SBSN 30 September 2020

Jika di jumlah dengan lelang utama kemarin, total yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp 12 triliun. Sedangkan total penawaran yang masuk jika di jumlah dengan lelang utama kemarin sebesar Rp 26,14 triliun.

Lelang tambahan SBSN 30 September 2020Foto: Lelang tambahan SBSN 30 September 2020
Lelang tambahan SBSN 30 September 2020

Namun, total penawaran yang masuk masih lebih rendah dari lelang SBSN sebelumnya jika di jumlah dari lelang utama dengan lelang tambahan hari ini.

Pada lelang SBSN sebelumnya, yakni tanggal 15 September 2020, total penawaran yang masuk sebesar Rp 38,3 triliun.

Investor sepertinya mulai mengurangi porsi investasi di SBSN. Alasan lainnya adalah imbal hasil (yield) SBSN yang kurang menarik membuat investor mulai menarik diri dari SBSN.

Selain itu, SBSN yang tidak bisa dijangkau oleh investor ritel juga menjadi alasan nilai penawaran SBSN turun karena sistemnya melalui pelelangan.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading