Happy Weekend! Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
18 September 2020 15:40
Ilustrasi Rupiah dan dolar (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah menguat tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (18/9/2020).

Mata Uang Garuda sukses membukukan penguatan 4 hari beruntun, bahkan sempat ke bawah Rp 14.700/US$. Bank sentral AS (The Fed) dan Bank Indonesia (BI) yang mengumumkan kebijakan moneter Kamis kemarin menjadi penggerak utama hari ini.

Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan menguat 0,47% ke Rp 14.750/US$. Apresiasi rupiah semakin membesar hingga 0,88% ke Rp 14.690/US$. Level tersebut merupakan yang terkuat sejak 2 September lalu.


Penguatan rupiah terpangkas, di penutupan perdagangan rupiah berada di level Rp 14.730/US$, menguat 0,61% di pasar spot.

Meski menguat tajam, rupiah belum menjadi yang terbaik di Asia. Semua mata uang utama Asia memang menguat melawan dolar AS hari ini. Hingga pukul 15.05 WIB, won Korea Selatan menjadi yang terbaik dengan penguatan 0,7%.

Berikut pergerakan dolar AS melawan mata uang utama Benua Kuning. 

Fakta mata uang utama Asia yang semuanya menguat memberikan gambaran dolar AS sedang tidak dalam kondisi bagus. Sebabnya, serangkaian data ekonomi yang mengecewakan kemarin. Indeks aktivitas manufaktur Philadelphia turun menjadi 15 di bulan ini, dari bulan sebelumnya.

Selain itu, klaim tunjangan pengangguran juga mengalami kenaikan sebanyak 860 ribu orang pada pekan lalu.

The Fed-BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Diuntungkan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading