Ngeri, Duit Jeff Bezos Raib Rp 57 T dalam Semalam!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
20 August 2020 18:14
FILE - In this Sept. 19, 2019 file photo, Amazon CEO Jeff Bezos speaks during his news conference at the National Press Club in Washington. On Monday, Feb. 4, 2020, Bezos asked a California court to dismiss a defamation lawsuit filed against him by his girlfriend's brother, Michael Sanchez. In Sanchez's lawsuit filed last week, the Hollywood talent manager alleges that Bezos and his security consultant Gavin de Becker falsely told reporters that Sanchez provided nude photos of Bezos to The National Enquirer.  (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dini hari tadi waktu Indonesia, bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah. Bukan hanya harga saham yang berkurang, tetapi juga kekayaan para taipan di belakangnya.

Pada Kamis (20/8/2020) dini hari waktu Indonesia, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 0,31% ke 27.692,88. Sementara S&P 500 melemah 0,44% menjadi 3.374,85 dan Nasdaq Composite terpangkas 0,57% ke 11.146,46.


Investor di Wall Street ketar-ketir merespons notula rapat (minutes of meeting) Komite Pengambil Kebijakan Bank Sentral AS (Federal Open Market Committee/FOMC) edisi Juli 2020. Hasil rapat tersebut memang sesuai ekspektasi, suku bunga acuan ditahan di 0-0,25%.

Namun yang mencemaskan adalah 'suasana kebatinan' dalam rapat itu. Dalam notula setebal 13 halaman, kata ketidakpastian (uncertainty) muncul delapan kali. Misalnya di halaman delapan, disebutkan bahwa dampak ekonomi dari pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) menimbulkan ketidakpastian yang semakin tinggi.

"Ketidakpastian terkait dengan dampak ekonomi akibat pandemi meningkat luar biasa. Tekanan yang terjadi membuat berbagai perkiraan ekonomi menjadi lebih menantang ketimbang sebelumnya," tulis notula itu.

Oleh karena itu, sepertinya laju pemulihan ekonomi di Negeri Paman Sam bakal lebih lambat dari perkiraan semula. Sebab wabah virus corona terlanjur memberikan pukulan dahsyat terhadap perekonomian.

"Pemulihan laju Produk Domestik Bruto (PDB) dan tingkat pengangguran pada paruh kedua 2020 kemungkinan tidak secepat perkiraan sebelumnya. Ini karena aktivitas ekonomi melambat ke rekor terendah pada kuartal II-2020," lanjut notula itu.

Prospek pemulihan ekonomi AS yang penuh tanda tanya membuat pelaku pasar cemas. Aksi jual mewarnai Wall Street sehingga harus puas finis di jalur merah.

Kekayaan Jeff Bezos Sampai Elon Musk Menyusut
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading