Habis Diborong Lo Kheng Hong, Saham Grup MNC Ngamuk Parah!

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
18 August 2020 09:50
Hary Tanoe & Lo Kheng Hong/Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor kenamaan Lo Kheng Hong, yang dijuluki Warren Buffett-nya Indonesia, resmi membeli saham emiten Grup MNC, yakni PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Sontak kabar ini langsung membuat saham BMTR pada perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2020) melesat memimpin top gainers di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Data perdagangan mencatat, saham BMTR memimpin top gainers dengan kenaikan hingga 23,28% di level Rp 288/saham dengan nilai transaksi Rp 53 miliar dan volume perdagangan 193 juta saham.

Padahal pekan lalu, perdagangan Jumat, saham BMTR justru ambles 6,45% di level Rp 232/saham, meskipun secara sepekan terakhir saham BMTR meroket 38,83% hingga pagi ini.


Namun asing tercatat net sell atas saham BMTR sebesar Rp 2,58 miliar, sehingga pembelian saham lebih banyak dilakukan investor lokal. Sepekan terakhir asing bahkan melepas saham BMTR Rp 155 miliar.

BMTR adalah induk usaha dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV). Selain saham BMTR yang melesat, saham IPTV juga menguat 5,84% di level Rp 326/saham pada perdagangan sesi I pagi ini, sementara saham MNCN naik 3,41% di posisi Rp 910/saham.

Data pemegang saham yang dipublikasikan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, Lo Kheng Hong memang membeli sebanyak 942.184.700 saham BMTR atau mewakili sebanyak 6,14% saham, tercatat per 14 Agustus 2020, dari sebelumnya nihil.

Pembelian itu terbagi atas enam kali tahapan yakni 4.591.700 saham, 6.900.000 saham, 100 saham, 52.845.600 sahan, 177.747.400 saham, dan 700.000.000 saham.

Hanya saja tidak disebutkan pada harga berapa. Saat dihubungi pada Senin (17/8/2020), Lo enggan membeberkan alasan membeli saham BMTR, ia hanya memberikan ucapan HUT ke-75 RI.

Jika diasumsikan harga rata-rata saham BMTR sepekan di level Rp 214/saham, maka diperkirakan dana yang dikucurkan Lo Kheng bisa mencapai Rp 227 miliar.

Dalam pengumuman KSEI tersebut, disebutkan pula kepemilikan saham Lo Kheng Hong di PT Petrosea Tbk (PTRO) sebanyak 14,97% atau 150.964.100 saham.

Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor bertipe value investing (berbasis nilai) di BEI dan sukses. Bahkan dia dijuluki Warren Buffett-nya Indonesia karena sudah meraup untung dengan memilih saham-saham dengan fundamental baik dan valuasi yang murah.

Dia memiliki beberapa saham saat ini, terutama di Grup Indika Energy. Di PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS), anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), Lo Kheng Hong memiliki sebanyak 97.102.000 saham atau sebesar 5,55%, sementara di anak usaha Indika Energy lainnya yakni Petrosea, dia punya sebesar 13,67% saham per Juni 2019 sebelum akhirnya bertambah per 14 Agustus 2020.

Secara kinerja, BMTR mencetak pendapatan pada semester I-2020 sebesar Rp 5,86 triliun, turun 7,84% dibandingkan pendapatan periode yang sama tahun lalu Rp 6,36 triliun.

Penurunan ini terjadi seiring dengan pendapatan iklan non digital atau iklan konvensional yang turun, padahal lini bisnis ini menjadi kontributor utama perseroan.

Pendapatan yang berasal dari MNCN ini terkoreksi hingga 13,51% secara year on year menjadi Rp 3,20 triliun. Laba bersih BMTR pada semester I-2020 tercatat turun 7,71% menjadi Rp 551,66 miliar dari yang sebelumnya Rp 597,35 miliar.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading