Harga CPO Hari Ini Ikutan Ambruk, Ada Apa Nih?

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
12 August 2020 13:22
Panen tandan buah segar kelapa sawit di kebun Cimulang, Candali, Bogor, Jawa Barat. Kamis (13/9). Kebun Kelapa Sawit di Kawasan ini memiliki luas 1013 hektare dari Puluhan Blok perkebunan. Setiap harinya dari pagi hingga siang para pekerja panen tandan dari satu blok perkebunan. Siang hari Puluhan ton kelapa sawit ini diangkut dipabrik dikawasan Cimulang. Menurut data Kementeria Pertanian, secara nasional terdapat 14,03 juta hektare lahan sawit di Indonesia, dengan luasan sawit rakyat 5,61 juta hektare. Minyak kelapa sawit (CPO) masih menjadi komoditas ekspor terbesar Indonesia dengan volume ekspor 2017 sebesar 33,52 juta ton. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini, Rabu (12/8/2020). Kini harga CPO berada di level terendah dalam dua pekan terakhir.

Pada 11.29 WIB, harga CPO untuk kontrak pengiriman Oktober di Bursa Malaysia Derivatif Exchange mengalami penurunan sebesar 12 ringgit atau terkoreksi 0,45% ke RM 2.631/ton.


Sejatinya harga CPO sudah reli sejak memasuki bulan Mei. Kenaikan harga yang signifikan ini diakibatkan oleh penurunan stok. Kenaikan permintaan atau ekspor yang dibarengi dengan penurunan produksi membuat stok menipis.

Bulan lalu saja, stok minyak sawit Negeri Jiran turun ke 1,69 juta ton atau terendah sejak Juni 2017. Stok minyak nabati jenis ini turun selama tiga bulan beruntun. Di bulan Juli saja stok minyak sawit turun 10,6% dari bulan sebelumnya.

Namun hari ini harga CPO anjlok karena dipicu oleh prospek membaiknya output. Hal ini disampaikan langsung oleh asosiasi. Southern Palm Oil Millers Association memproyeksikan produksi di berbagai wilayah Malaysia untuk 10 hari pertama bulan Agustus turun 8% dari bulan sebelumnya. 

Proyeksi penurunan tersebut lebih rendah dari periode lima hari pertama bulan Agustus yang ambles 14,43%. Di sisi lain, penurunan harga minyak nabati jenis lain juga menjadi sentimen negatif untuk harga CPO. 

Untuk kontrak minyak kedelai yang paling aktif ditransaksikan di Bursa Komoditas Dalian anjlok 1,58%. Sementara untuk kontrak minyak sawitnya mengalami penurunan sebesar 3,08%.

Membaiknya prospek output yang dibarengi dengan penurunan harga minyak nabati lain pada akhirnya membuat harga CPO terkoreksi hari ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading