Warisan Jadi 'Rebutan', Ini Besaran Kekayaan Eka Tjipta

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
14 July 2020 13:41
Eka Tjipta Widjaja. (Dok: Forbes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Grup Sinar Mas menjadi buah bibir di pelaku pasar usai Freddy Widjaja, salah satu anak pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja, mengajukan gugatan hak waris/wasiat atas kepada lima saudara tirinya.

Berdasarkan data Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, saudara-saudara Freddy yang digugat yakni Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian. Gugatan ini diajukan di PN Jakarta Pusat pada 16 Juni 2020.

Tak tanggung-tanggung, nilai aset 12 perusahaan yang dipersoalkan mencapai Rp 673 triliun.


Manajemen Grup Sinar Mas pun buka suara terkait dengan gugatan Freddy Widjaja. Terkait dengan gugatan ini, Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto, menjelaskan beberapa hal tentang perusahaan unit usaha Sinar Mas.

"Bahwa saudara Freddy Widjaja adalah anak luar kawin dari nyonya Lidia Herawaty Rusli. Bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan hak bagiannya sebagai penerima wasiat sesuai dengan surat wasiat dari almarhum Bapak Eka TjiptaWidjaja," kata Gandhi, dalam keterangan yang disampaikan kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/7/2020).

Dia mengatakan gugatan dari Freddy Widjaja terhadap aset perusahaan-perusahaan Sinar Mas tidak ada hubungan dengan almarhum Eka Tjipta Widjaja.

Eka Tjipta Widjaja. (Dok: Forbes)Foto: Eka Tjipta Widjaja. (Dok: Forbes)

"Karena beliau [Freddy] tidak memiliki saham di perusahaan perusahaan tersebut, sehingga gugatannya tidak mempunyai dasar hukum. Jadi pada dasarnya Sinar Mas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga Bapak Eka TjiptaWidjaja dalam kasus gugatan ini," tegasnya.

Bahkan dia menegaskan almarhum Eka Tjipta bahkan tak punya saham-saham yang dipersoalkan Freddy di Grup Sinarmas. "Tidak ada sama sekali [saham Freddy] bahkan Pak Eka, almarhum, juga tidak ada [saham]," jelasnya.

Eka Tjipta Widjaja, pendiri sekaligus pemilik gurita bisnis Sinar Mas Group, sudah meninggal dunia dalam usia 98 tahun,pada Sabtu 27 Januari 2019.

Eka Tjipta Widjaja lahir pada 27 Februari 1921 di Quanzhou, China dengan nama Oei Ek Tjhong. Sembilan tahun menghabiskan hidupnya di kampung halaman, pada 1932 bersama dengan ibunya, mereka bermigrasi ke Makassar menyusul ayahnya yang sudah terlebih dahulu sampai di sana.

Berdasarkan sejarah dari beberapa literatur dan situs Sinar Mas, disebutkan, bakat bisnis Eka Tjitpa yang dimilikinya didapatkan dari ayahnya yang memiliki sebuah toko di Makassar masa itu. Dengan penuh kegigihan, Eka Tjipta kecil membantu ayahnya menjajakan dagangannya tersebut secara door to door.

infografis dari jual biskuit hingga punya konglomerasi sinar masFoto: infografis/infografis dari jual biskuit hingga punya konglomerasi sinar mas/Aristya Rahadian Krisabella

Berkat tangan dinginnya jualah Eka sukses menjadi salah satu konglomerat dan orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan ditaksir mencapai US$ 8,6 miliar atau sekitar Rp 120 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$0 yang dihitung oleh Forbes pada 2018. Saat itu Forbes menempatkan Eka Tjipta di urutan terkaya ke-3 di Indonesia.

Meski hanya lulusan SD saja, kemampuan berbisnis Eka Tjipta sudah tak bisa diragukan lagi. Sepanjang hidupnya ia berhasil membangun jaringan bisnis mulai dari pulp dan kertas, agribisnis dan pangan, layanan keuangan, pengembang dan realestat, telekomunikasi, hingga energi dan infrastruktur.

Setidaknya ada 10 perusahaan Grup Sinar Mas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI):

1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

2. PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM)

3. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

4. PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA)

5. PT Duta Pertiwi (DUTI)

6. PT Smartfren Telecom (FREN)

7. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)

8. PT SMART Tbk (SMAR)

9. PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA)

10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Menurut penghitungan Globe Asia, Eka Tjipta tercatat memiliki aset bersih senilai US$ 13,9 miliar (Rp 195 triliun) di tahun 2018 dan berada di peringkat kedua orang terkaya di Indonesia.

Mengacu catatan Forbes, Eka Tjipta disebutkan memiliki dua istri sah yakni Trini Dewi Lasuki dan Mellie Pirieh Widjaja. Sebagian besar bisnis Sinar Mas saat ini dijalankan oleh empat putranya dari istri pertama, dan oleh anak-anak mereka sendiri.

Teguh Ganda Wijaya, anak sulung Eka, mengelola APP. Indra Widjaja mengawasi investasi grup di bisnis jasa keuangan dan pertambangan. Putra sulung Indra, Fuganto Widjaja, adalah CEO Golden Energy Mines. Muktar Widjaja menangani bisnis properti, dan Franky Oesman Widjaja mengendalikan bisnis pertanian dan makanan Sinar Mas di bawah Golden Agri-Resources.

Franky juga mengelola bisnis telekomunikasi dan teknologi. Beberapa anak Widjaja, menurut catatan Forbes, juga telah membangun bisnis mereka sendiri.

Oei Hong Leong adalah miliarder yang berbasis di Singapura, dengan kekayaan bersih diperkirakan US$ 1,4 miliar. Frankle Djafar Widjaja juga mengelola perusahaan investasi yang terdaftar di Singapura Bund Center Investment dan Sukmawati Widjaja mengelola perusahaan properti Singapura lainnya, Top Global.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading