Dow Futures Indikasikan Koreksi 150 Poin di Pembukaan Nanti

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
01 July 2020 18:38
Traders work on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) at the end of the day's trading in Manhattan, New York, U.S., August 27, 2018. REUTERS/Andrew Kelly

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (1/7/2020) masuk ke teritori negatif, mengonfirmasi situasi volatilitas tinggi di bursa global.

Kontrak futures indeks Dow Jones Industrial Average melemah dan mengindikasikan bahwa indeks acuan bursa utama nasional tersebut bakal terkoreksi 150 poin pada pembukaan nanti. Kontrak serupa indeks S&P 500 juga tertekan.

Wall Street telah pulih dari posisi koreksi terbesar dalam sejarahnya akibat pandemi corona, dengan menguat 17,8% pada kuartal kedua, atau mencatatkan posisi terbaik sejak tahun 1987, sementara itu indeks S&P 500 naik 20%, menjadi reli kuartalan terbak sejak 1998. Indeks Nasdaq pun bernasib sama, melesat 30,6% pada periode yang sama, terbaik sejak 1999.


Saham FedEx kemarin melesat nyaris 9% setelah membukukan laba bersih dan pendapatan kuartalan yang melampaui proyeksi analis. Perseroan mencatatkan kenaikan permintaan pengiriman barang di tengah karantina wilayah (lockdown).

Di tengah perkembangan tersebut, penasihat urusan kesehatan Gedung Putih Anthony Fauci mengatakan pejabat kesehatan di Negara Adidaya tersebut terus mengawasi munculnya flu babi strain baru di China yang berpotensi berkembang jadi pandemi.

Virus corona sejauh ini masih menjadi momok, karena Fauci memprediksi kasus baru bakal mencapai 100.000 per hari jika penyebaran terus berlangsung dengan skala seperti sekarang.

Sejauh ini, lebih dari 12 negara bagian telah menunda atau membatalkan rencana pembukaan kembali ekonomi menyusul kenaikan kasus hingga 40% dalam sepekan terakhir menjadi rata-rata 39.750 pada Senin.

Investor bakal memonitor pemulihan pasar tenaga kerja, karena ADP hari ini merilis penghitungan jumlah slip gaji per Juni, 15 menit sebelum Wall Street dibuka. Ekonom dalam polling Dow Jones memperkirakan kenaikan slip gaji hingga 2,5 juta, setelah anjlok 2,76 juta pada Mei.

Dari sisi korporasi, pusat perbelanjaan Macy's akan merilis kinerja keuangannya sebelum penutupan pasar.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Saksikan video terkait di bawah ini:

Kenapa Rasisme AS Selalu Tak Berdampak ke Wall Street?


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading