Anies Restui Ancol Ekspansi Lahan 155 Ha, Saham PJAA Naik

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
23 June 2020 14:50
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan izin perluasan pengembangan kawasan bagi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA), BUMD pengelola kawasan Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), seluas total mencapai 155 hektare.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) Seluas ± 35 HA dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas  ± 120 HA.

Keputusan ini dikeluarkan Anies menimbang bahwa Pembangunan Jaya Ancol telah memperoleh persetujuan prinsip perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) seluas ± 35 Ha dan kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas ± 120 Ha berdasarkan surat Gubernur tanggal 24 Mei 2019 Nomor 462/-1.711.511.


SK Anies ini diunggah di situs Biro Hukum Pemprov Jakarta pada 10 Maret 2020 dan diteken pada 24 Februari 2020.

Dalam SK ini disebutkan, pelaksanaan perluasan kawasan sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu yakni, Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) Seluas ± 35 HA dan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur seluas ± 120 HA, harus terlebih dahulu melengkapi kajian teknis.

Beberapa kelengkapan di antaranya:

  1. Kajian penanggulangan banjir yang terintegrasi;
  2. Kajian dampak pemanasan global; 
  3. Kajian perencanaan pengambilan material perluasan kawasan;
  4. Kajian perencanaan infrastruktur/prasarana dasar;
  5. Analisa mengenai dampak lingkungan; dan
  6. Kajian lainnya yang diperlukan. 

PPJA merupakan perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan bisnis utama bergerak di sektor industri pariwisata. Saham perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham PJAA.

Mengacu data BEI, pada penutupan sesi I Selasa ini (23/6/2020), saham PJAA naik 2,88% di level Rp 535/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 856 miliar. Dalam sepekan terakhir, saham PJAA naik tipis 0,94%, dan sebulan terakhir melesat 27%.

Pada perdagangan sesi II, penguatan saham PJAA berkurang menjadi naik hanya 1,92% di posisi Rp 530/saham.

Terkait dengan pemberian Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan, SK tersebut menyebutkan, Pembangunan Jaya Ancol, Tbk dikenakan kewajiban berupa penyediaan prasarana, sarana dan utilitas dasar yang dibutuhkan dalam pengembangan kawasan rekreasi Dunia Fantasi dan kawasan Rekreasi Taman Impian Ancol Timur.

Fasilitas itu di antaranya jaringan jalan di dalam kawasan, angkutan umum massal, jaringan utilitas, infrastruktur pengendali banjir, Ruang Terbuka Biru, Ruang Terbuka Hijau serta sarana pengelolaan limbah cair dan padat; dan pengerukan sedimentasi sungai sekitar perluasan kawasan. 

Kepala Humas Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, ketika dihubungi CNBC Indonesia, Selasa siang (23/6) belum menjelaskan lebih detail terkait dengan rencana ini.

Sebelumnya, manajemen Ancol menginformasikan bahwa operasional Taman Impian Jaya Ancol dibuka kembali secara bertahap mulai Sabtu 20 Juni lalu setelah ditutup sejak 14 Maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

Unit bisnis yang dibuka terlebih dahulu adalah kawasan taman dan pantai, Allianz Ecopark, Pasar Seni, Dunia Fantasi (Dufan), Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol, serta restoran yang berada di dalam kawasan Ancol dan penginapan Putri Duyung Ancol. Sementara untuk unit rekreasi air Atlantis Water Adventures dipersiapkan akan dibuka pada tahap selanjutnya.

"Perseroan akan menerapkan sejumlah prosedur dan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Agar semua pihak dapat menjalankan aktivitas liburannya dengan aman dan nyaman," kata Agung Praptono, Corporate Secretary Ancol, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dilansir Senin (15/6/2020).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading