Berkat KPC & Arutmin, Laba Bersih Darma Henwa Melonjak 157%

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
17 June 2020 12:33
Tambang Kaltim Prima Coal

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatatkan peningkatan kinerja di kuartal I-2020 hingga 156,94% menjadi US$ 689,87 ribu. Lonjakan laba dikontribusikan dari proyek-proyek jasa pertambangan batu bara yang dilakukan perusahaan, terutama dari tambang batu bara milik anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia.

Corporate Secretary DEWA Mukson Arif Rosyidi menjabarkan proyek tambang batubara Bengalon di Kalimantan Timur milik PT Kaltim Prima Coal berkontribusi US$ 59,69 juta terhadap seluruh pendapatan DEWA. Sementara, proyek tambang Asam Asam di Kalimantan Selatan milik PT Arutmin Indonesia berkontribusi US$ 18,39 juta dan proyek tambang Satui di Kalimantan Selatan milik PT Cakrawala Langit Sejahtera menyumbang US$ 3,35 juta.

"Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di masa Pandemi COVID-19 ini, DEWA terus berupaya untuk menjaga dan meningkatkan kinerja operasional, baik di jasa pertambangan batubara, maupun non-batubara," kata Mukson dalam keterangan resminya, Rabu (17/06/2020).


Selain itu pendapatan Perseroan juga disumbangkan dari jasa pertambangan non-batubara. Meskipun kontribusi pendapatan dari jasa ini belum berporsi signifikan, namun strategi Perseroan dalam pengembangan bisnis ke jasa pertambangan non-batubara sudah berjalan dengan baik.

Proyek jasa pertambangan non-batubara yang berkontribusi terhadap pendapatan DEWA yaitu proyek jasa pengawasan pengerjaan konstruksi smelter milik PT Citra Palu Minerals.

Perusahaan bertugas pada proyek pembuatan akses jalan, penambangan boxcut, dan uji industrial pengolahan mineral emas di tambang milik PT Aneka Tambang (Persero).

Di kuartal I-2020, perusahaan juga memperoleh proyek baru pada pertambangan lead-zinc di Dairi, Sumatera Utara, milik PT Dairi Prima Mineral (DPM). Proyek ini memiliki lingkup pekerjaan yakni earthworks, konstruksi, serta instalasi mekanikal dan elektrikal senilai US$ 23,5 juta.

Perusahaan juga mendapat tambahan pekerjaan berupa pembangunan retaining wall serta jalan tambang dan site leveling di tambang milik DPM tersebut.

Mukson menambahkan, akselerasi kinerja DEWA juga terlihat dari serapan belanja modal atau capital expenditure (capex). Pada Januari hingga Maret 2020, perusahaan menyerap capex sebanyak US$ 20,22 juta, melonjak 414,22% dibandingkan US$ 3,93 juta di periode yang sama 2019.

"Dana capex ini sebagian besar digunakan untuk penambahan serta perbaikan mesin dan peralatan untuk mendukung operasional tambang," katanya.

Dari sisi produksi, DEWA juga mencatatkan pertumbuhan produksi batubara di kuartal I-2020. Pengupasan tanah (overburden removal) mengalami kenaikan 27,78% menjadi 31,84 juta juta bcm dibandingkan 24,92 juta bcm di kuartal pertama 2019. Lalu pengiriman batu bara tumbuh 19,43% dari 3,54 juta ton ke posisi 4,23 juta ton.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading