Jadi Andalan HERO, IKEA Resmi Tutup Selama PSBB

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 May 2020 16:52
FILE PHOTO: Flags and the company's logo are seen outside of an IKEA Group store in Spreitenbach, Switzerland April 27, 2016. REUTERS/Arnd Wiegmann/File Photo
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Hero Supermarket Tbk (HERO), pemilik gerai IKEA Indonesia, memastikan gerainya akan tutup beroperasi sementara selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Implementasi PSBB di Tangerang sudah dimulai sejak 18 April hingga 1 Mei lalu diperpanjang hingga 15 Mei.

Public Relations
IKEA Indonesia, Ririn Basuki mengatakan, manajemen IKEA Alam Sutera, Tangerang telah menutup gerai mulai Senin, 11 Mei kemarin setelah merespons adanya inspeksi mendadak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) terkait penerapan PSBB di IKEA Alam Sutera pada Minggu, 10 Mei 2020.

Ririn menuturkan, keputusan untuk menutup IKEA Alam Sutera sementara juga dilakukan secara sukarela dan memastikan telah memenuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19 kendati sebagai hypermarket di industri ritel, seharusnya dikecualikan dari PSBB karena tetap menyediakan kebutuhan rumah tangga selain kebutuhan sembako.


"Kami ingin menekankan bahwa tidak ada pelanggaran terhadap ketentuan PSBB yang dilakukan oleh IKEA, dan kami telah mengikuti seluruh kriteria protokol yang diatur dalam ketentuan PSBB, sebagaimana dikonfirmasi oleh Pemkot Tangerang melalui Kepala Satpol PP," kata Ririn, dalam keterangan pers, Selasa (12/5/2020).

Penerapan protokol yang sudah dilaksanakan di IKEA antara lain, pengaturan jarak satu meter pada pintu masuk dan kasir, pengecekan suhu tubuh terhadap setiap pengunjung dan co-worker, mengharuskan penggunaan masker pelindung dan hand sanitizer sebelum memasuki toko, pembatasan jumlah pengunjung di dalam toko, serta secara terus menerus mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol PSBB.

Selain itu, untuk menghindari pengunjung yang datang dalam jumlah besar pada saat bersamaan, IKEA menghimbau para pelanggannya untuk belanja secara daring.

"Kami mengharapkan adanya konfirmasi pemerintah mengenai keabsahan operasional retail hypermarket, mengingat kami telah memenuhi seluruh kriteria PSBB. Hero Group menempatkan pelanggan dan karyawan kami sebagai prioritas utama, dan kami berkomitmen untuk mendukung dan melayani mereka, terlebih pada saat seperti ini," ujar Diky Risbianto, Head of Communication & Government Relations Hero Supermarket.



Tahun 2019, HERO membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk Rp 70,63 miliar. Perolehan ini membaik dari tahun 2018 yang mencatatkan rugi Rp 1,25 triliun.

Akan tetapi, pada tahun lalu pendapatan HERO tercatat turun 5,42% menjadi Rp 12,26 triliun dari tahun sebelumnya Rp 12,97 triliun.

CNBC Indonesia mencatat, Hero Supermarket terus melakukan berbagai strategi menghadapi tantangan lesunya industri ritel domestik. Direktur HERO, Erwantho Siregar mengemukakan, dalam menghadapi perlambatan industri ritel itu, salah satu strategi yang disiapkan adalah mengembangkan gerai IKEA, gerai yang khusus menjual aneka perabot rumah tangga.

Baru-baru ini, HERO membuka satu gerai IKEA di Sentul, Jawa Barat, bertambah dari gerai eksisting di Alam Sutera. Pada tahun ini, manajemen sebetulnya berencana membuka dua gerai baru di Cakung dan Bandung yang diproyeksikan akan beroperasi akhir November 2020 mendatang.

Dari komposisi penjualan, saat ini segmen makanan (food) masih menjadi penopang terbesar pendapatan HERO secara konsolidasi yakni sekitar 50%, selebihnya disumbang dari Guardian, anak usaha yang fokus pada penjualan produk perawatan kesehatan (healthcare) dan IKEA.

[Gambas:Video CNBC]

 


Artikel Selanjutnya

Duh! Semua Gerai Giant Tutup Permanen Juli, Ini Alasan HERO


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading