Bursa Eropa Berayun ke Zona Hijau di Pembukaan

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
12 May 2020 15:01
The German share price index, DAX board, is seen at the stock exchange in Frankfurt, Germany, March 19, 2018.    REUTERS/Staff/Remote

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Eropa berayun kencang pada awal perdagangan Selasa (12/5/2020), dengan berbalik dari zona merah ke zona hijau di tengah pertanyaan sepuar kesiapan pelonggaran karantina wilayah (lockdown).

Indeks Stoxx 600, yang berisikan 600 saham unggulan di Eropa, tertekan 0,02% pada pembukaan. Selang 30 menit kemudian, indeks Stoxx 600 menguat 1,36 poin (+0,4%) ke 341,06.

Indeks FTSE Inggris menguat 32,88 poin (+0,55%) ke 5.972,61, indeks DAX Jerman menguat 11,74 poin (+0,11%) ke 10.836,73 dan CAC Prancis tumbuh 7,45 poin (+0,17%) ke 4.497,67.


Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) melaporkan bahwa beberapa negara yang melonggarkan lockdown telah mencatatkan peningkatan kasus, termasuk di antaranya China yang sempat mengumumkan semua pasien sembuh.

Beberapa negara tersebut di antaranya adalah Korea Selatan, China, Jerman. Kini, virus nCOV-2019 telah menjangkiti 4,27 juta orang, dan membunuh 287.000 jiwa, mengutip data Worldometers,

AS dan negara Uni Eropa masih menjadi pemimpin klasemen untuk jumlah pasien yang terinfeksi dengan jumlah kasus 1,3 juta (AS), 268.000 (Spanyol), 232.000 (Rusia), dan 223.000 (Inggris).

"Pasar telah terbelah antara optimisme pembukaan kembali ekonomi secara sementara dan kekhawatiran seputar data ekonomi yang buruk," tutur Mike Pyle, Kepala Perencana Investasi Global BlackRock Investment Institute, dalam laporan risetnya sebagaimana dikutip CNBC International.

Di Amerika Serikat (AS), Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan akan mencabut pembatasan kegiatan sektor bisnis yang memiliki risiko rendah mulai Jumat. Negara bagian lainnya bakal menyusul.

TIM RISET CNBC INDONESIA
(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading