Bujet Revitalisasi Sarinah Rp 700 M, Dananya dari Mana?

Market - Hidayat Arif Subakti, CNBC Indonesia
11 May 2020 14:03
Petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Kota menyemprotkan cairan disinfektan di gedung Sarinah, Jakarta, Selasa (17/3/2020). PMI Jakarta Kota terus berupaya melakukan penyemprotan disinfektan guna pencegahan penyebaran virus Covid-19 korona. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sarinah (Persero) akan melakukan revitalisasi bangunan guna mendukung modernisasi serta transformasi bisnis demi menghadapi persaingan di dunia retail yang kian ketat. Rencana ini sudah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Direktur Sarinah, Fetty Kwartati menjelaskan bahwa pemugaran dan renovasi yang dilakukan merupakan salah satu langkah untuk tetap eksis atau memiliki daya saing di tengah sengitnya persaingan bisnis retail saat ini.

Nah, berapa kira-kira biaya yang dibutuhkan untuk renovasi Sarinah?


"Seperti yang disampaikan Menteri BUMN estimasi sementara untuk tahapan pemugaraan termasuk fitting out [renovasi] kurang lebih Rp 700 miliar," ungkap Fetty dalam dialog di program Squawk Box, CNBC Indonesia, Senin (11/05/2020).

"Sumber dananya ini berasal dari kombinasi beberapa alternatif ada dana sendiri, pinjaman, investasi, kerja sama operasi dan juga likuidasi aset jadi pada saat ini skema yang paling menguntungkan sedang dirampungkan dengan berbagai pihak," katanya.


Revitalisasi Sarinah akan dilakukan pada awal Juni mendatang dan ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun. Menurut Fetty, pemugaran akan dimulai setelah Lebaran sehingga para tenant (penyewa) diminta untuk mengosongkan bangunan hingga akhir Mei ini.

"Kami punya waktu setahun dari setelah Lebaran melakukan renovasi kemudian menata ulang bisnis konsep dan strategi kemudian branding tentu nanti kurasi produk dan tenant sampai di semester kedua 2021 bisa di-launching new concept Sarinah ini," ungkap mantan Direktur PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) ini.

Fetty mengatakan dengan adanya revitalisasi, Sarinah akan melakukan transformasi di mana akan lebih banyak ruang bagi merek lokal dan produk-produk UMKM.

Dukungan terhadap produk lokal sangat penting mengingat Sarinah sebagai ikon sejarah dan budaya sehingga perlu merepresentasikan local wisdom melalui produk-produk UMKM yang dijual nantinya.

"Masih mixed antara produk lokal dan global dan penyewa juga banyak produk lokal dan jadi nanti setelah transformasi tentunya ini merupakan holistik termasuk penyempurnaan portofolio usaha, jadi akan ada kurasi ulang untuk produk yang masuk dan akan memberikan kesempatan yang lebih bagi produk UMKM atau produk lokal dan brand lokal," ujar Fetty.

Konsep terbaru Sarinah akan resmi launching pada semester kedua tahun 2021. Tidak hanya lebih modern, namun Sarinah akan memiliki konsep bisnis dan strategi yang berbeda. Meski demikian Sarinah masih akan memberikan kesempatan bagi para tenant lama, namun tentu dengan tawaran yang berbeda.


[Gambas:Video CNBC]





(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading