Lawan Corona, BUMI Bersama Grup Bakrie Sumbang Rp 20 M ke RI

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
27 March 2020 14:28
Kelompok usaha Bakrie mendatangi langsung kantor pusat BNPB untuk menyerahkan bantuan yang berjumlah total Rp 20 miliar.
Jakarta, CNBC Indonesia- Upaya penanganan penyebaran virus corona di Indonesia yang dikoordinasikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terus mendapat aliran dukungan.

Kali ini, kelompok usaha Bakrie, salah satu grup bisnis tertua di tanah air, mendatangi langsung kantor pusat BNPB untuk menyerahkan bantuan yang berjumlah total Rp 20 miliar. Sumbangan tersebut diserahkan oleh pimpinan Grup Bakrie, Anindya Bakrie, kepada Kepala BNPB Doni Monardo di Jakarta hari ini, Jumat, (27/3/2020).

Turut serta dalam pemberi bantuan ini adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), produsen batu bara terbesar di Indonesia dan terafiliasi dengan Grup Bakrie. Selain itu bantuan juga diberikan oleh PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin, anak usaha BUMI.


Dalam sambutannya, Anindya Bakrie mengatakan bahwa perjuangan melawan virus corona ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah sendirian. Apalagi, ini juga bukan hanya menjadi tanggungjawab BNPB semata.


"Seluruh komponen masyarakat harus turut berkontribusi. Kita semua patut mengutamakan solidaritas bangsa,dan bergotong-royong bersama pemerintah mengatasi krisis," katanya.

Anindya juga mengingatkan bahwa pandemi ini sudah menjadi masalah global, dan telah mengarah kepada krisis multi-dimensi.

"Kami di swasta memang hanya menjadi bagian kecil dari perjuangan ini. Bagaimanapun, seperti yang sudah sering dibicarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bersama Kementerian BUMN, kami sebagai pihak swasta setidaknya bisa membantu menjaga ketahanan perekonomian nasional, bersama-sama," tandas Anindya.

"Karena kita ketahui, musibah ini bukan hanya berdampak serius pada aspek klinis, melainkan juga pada aspek ekonomis dan sosiologis, bahkan juga aspek psikologis masyarakat kita, secara luas."

Dalam seremoni sederhana, Doni Monardo menyambut baik sumbangan yang diterimanya. "Ini adalah salah satu bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap masalah yang nyata dihadapi bangsa kita. Sebagai bagian penting dari Pentahelix komponen bangsa, pengusaha kita menunjukkan bahwa dalam bisnis itu tidak selalu sekedar berpikir untung-rugi. Sungguh ini membesarkan hati kami. Semoga partisipasi Grup Bakrie ini menjadi berkah bagi kita semua."

Saat ini, menurut Doni, ada beberapa tantangan teknis yang dijumpai Gugus Tugas yang dipimpinnya, termasuk koordinasi tim kerja di pusat dan daerah, serta amat luasnya wilayah yang tercakup hingga daerah terpencil. Di sisi lain, Doni tidak lupa menyebutkan besarnya peran paramedis yang berada di garis terdepan dalam upaya memerangi pandemi ini.

"Tidak akan pernah cukup kita berterimakasih kepada para dokter, perawat dan seluruh petugas medis kita. Merekalah pahlawan bangsa yang sesungguhnya", ucap Doni bersemangat.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Sinulingga, Staf Khusus Meneg BUMN yang hadir sebagai perwakilan dari Yayasan BUMN Hadir Untuk Negeri, turut mengapresiasi uluran tangan Grup Bakrie tersebut.

"Hari ini kita saksikan bagaimana Public-Private Partnership berjalan dengan semestinya, tepat seperti arahan Meneg BUMN sebelum ini terkait penanganan Covid-19 secara nasional."


Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan Roeslani yang juga hadir dalam acara, menambahkan, "Tindak lanjut Grup Bakrie hari ini menjadi bukti nyata atas kesepakatan pengusaha di KADIN bersama Meneg BUMN baru-baru ini, yang bertekad untuk menguatkan sinergi demi mengatasi masalah-masalah yang dihadapi bangsa kita."

Di akhir pertemuan, Anindya Bakrie sempat berujar, "Mari kita terus dukung dan doakan agar semua pahlawan kita, terutama tenaga medis dan relawan, juga seluruh petugas di lapangan yang berada digaris depan, termasuk mereka yang bekerja dan berjuang tanpa kita lihat; agar tetap diberikan kekuatan oleh Allah SWT sehingga kita bisa mengatasi semua ini dengan baik, dan Indonesia akan menjadi negara yang lebih kuat lagi nantinya."

[Gambas:Video CNBC]





(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading